PSBB Banjarmasin Tak Diperpanjang Lagi

256

Banjarmasin, KP – Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Banjarmasin tahap ke III berakhir hari ini, Minggu (31/05/2020). Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin memutuskan untuk tak memperpanjang lagi.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID – 19 mengatakan, keputusan ini diambil sesuai hasil rapat evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan CoVID – 19.

“Sesuai rapat evaluasi kita tak lagi memperpanjang PSBB. Kami nyatakan tak dilanjutkan lagi,” ucapnya usai rapat di rumah dinas, Jalan Dharma Praja, KM 5.

Namun demikian, meski PSBB tak diberlakukan lagi di Banjarmasin, protokol kesehatan di harus tetap dijalankan. Seluruh perilaku semasa PSBB masih harus tetap diterapkan oleh seluruh orang tanpa terkecuali, mengingat kasus penularan hingga saat ini masih terjadi.

“Bukan berarti setelah PSBB semuanya bebas, tidak boleh seperti itu karena ada ancaman bahwa grafik penyebaran CoVID – 19 dan kasus positif masih tinggi, belum ada arah untuk melandai,” imbuhnya.

Loading...

Ibnu menjelaskan, hal ini memang harus dilakukan, terlebih Pemerintah Pusat melanjutkan masa tanggap darurat CoVID – 19. “Sesuai dengan keputusan pemerintah pusat status tanggap darurat kesehatan ini tetap dilanjutkan sehingga kami mengikuti sesuai arahan pusat,” jelasnya.

Selain itu, dengan berakhirnya PSBB ini juga maka posko-posko di setiap[ perbatasan termasuk pemberlakukan jam malam sudah ditiadakan.

Meski begitu, dikarenakan situasi tanggap darurat masih berlaku maka penjagaan dipersempit di dalam kota, seperti misalnya dalam skop kelurahan dengan melibatkan masyarakat.

“Seiring berakhirnya PSBB tahap III maka posko-posko di perbatasan tak kita laksanakan lagi jam malam juga tak dilaksanakan lagi, tap beralih ke skala kelurahan. Jadi boleh dikatakan dalam suasana tanggap darurat kita menjalankan PSBK meski istilah ini tak dikenal dalam undang -undang,” ujar Ibnu.

Lebih lanjut, dari sektor pendidikan Pemko juga mengusulkan penundaan tahun ajaran baru yang dimulai pada 13 Juni mendatang ke tahun 2021. “Kami sudah mendiskusikannya dengan Dinas Pendidikan terkait hal ini,” pungkas Ibnu. (sah/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya