Disdik Bolehkan Dana BOS Dipakai Beli Kouta Internet

Penggunaan dana BOS untuk kuota internet harus dikonsultasikan bersama guru dan kepala sekolah dalam kepentingan mendukung pembelajaran termasuk pembelian kuota internet

BANJARMASIN, KP – Ditengah wabah Covid-19, pembelajaran jarak jauh merupakan suatu keharusan demi mencegah penyebaran virus Corona yang lebih luas.

Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin mempersilakan kepala sekolah menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dikucurkan pemerintah pusat sesuai Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang disusun.

“Dana Bantuan Operasional Sekolah atau BOS bisa digunakan oleh sekolah untuk membeli kuota internet bagi para guru, maupun siswa kurang mampu,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto.

Hal itu dikemukakannya menanggapi permintaan guru dan orang tua siswa agar diberikan kouta internet gratis selama pembelajaran jarak jauh atau sistem online.

Usai rapat kerja dengan Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, kepada wartawan, Jumat (24/7/2020) kemarin, ia menegaskan, dana BOS boleh digunakan untuk penyediaan kouta internet guru dan siswa selama dilaksanakannya proses pembelajaran sistem online ditengah pandemi corona.

“Dana BOS kita adaptasi selama masa krisis ini untuk digunakan membeli kuota pada para guru dan juga siswa. Jadi diperbolehkan dana BOS untuk menambah subsidi kuota siswa,” katanya.

Totok Agus Daryanto mengemukakan, berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menyebutkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bisa digunakan guru dan murid untuk membeli kuota internet dalam rangka mendukung belajar dari rumah selama pandemi virus corona.

Berita Lainnya
1 dari 1.421
Loading...

Menurutnya, penggunaan dana BOS untuk kuota internet harus dikonsultasikan bersama guru dan kepala sekolah. Jadi kepala sekolah bisa menggunakan dana BOS untuk kepentingan mendukung pembelajaran termasuk pembelian kuota internet.

Bahkan dalam pembelajaran daring atau sistem online ia mengakui, , kuota internet adalah salah satu kendala yang dialami oleh setiap pengajar dan peserta didik. Masalahnya. karena pembelajaran daring menggunakan beragam aplikasi konferensi daring seperti Zoom, Google Hangout, dan lainnya.

Adapun Dana BOS Reguler lanjutnya, dikelola oleh Sekolah dengan menerapkan prinsip manajemen berbasis sekolah yaitu, kewenangan sekolah untuk melakukan perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan program sesuai dengan kondisi dan kebutuhan sekolah.

“Sekolah memiliki kewenangan untuk menentukan penggunaan dana BOS Reguler sesuai dengan prioritas kebutuhan sekolah memperhatikan prinsip-prinsip pengelolaan dana BOS Reguler,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan Dewan Guru SDN Kebun Bunga 6 , menyampaikan aspirasi ke DPRD Kota Banjarmasin, Kamis (23/7/2020 kemarin.

Bahkan dalam aspirasi disampaikan sesuai surat dilayangkan ke DPRD Kota Banjarmasin Nomor : 422.2/244/SDKB-6/UPTD/DIPENDIK/Vll/2020 tanggal 21 Juli 2020 ini, dimohonkan agar dewan memperjuangkan bantuan internet gratis .

Internet gratis untuk siswa diharapkan diberikan selama penerapan pembelajaran jarak jauh semasa pandemi virus corona (Covid-19) atau satu semester Juni – Desember tahun ajaran 2020 – 2021.

Menurut Kepala Sekolah SDN Kebun Bunga 6, Hj Siti Zakiah, SPd mengungkapkan, bantuan internet gratis diharapkan agar proses pembelajaran jarak jauh atau melalui daring selama pandemi corona dapat berjalan lancar dan sesuai harapan.

Ia mengemukakan, selama ini pihak guru dalam memberikan pembelajaran jarak jauh menghadapi kendala karena banyak siswa terbatas memiliki kouta internet yang cukup. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya