Walikota Banjarbaru dan Istri Dipindah Perawatan Covid-19 ke Rumah Sakit Ulin Banjarmasin

Banjarmasin, KP – Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani dan Istrinya Ririen setelah dua hari dilakukan perawatawan di Rumah Sakit Idaman Banjarbaru akhirnya, Senin (27/07/2020) sore dipindahkan ke Rumah Sakit (RS) Ulin Banjarmasin.

“Memang benar, Senin kemarin Pak Wali dan Ibu perawatannya dipindah ke RSU Ulin supaya penanganannya bisa lebih baik lagi,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Banjarbaru, Rizana Mirza kepada awak media, Selasa (28/7) siang.

Keterangan Rizana, dibenarkan salah satu dokter di Idaman Banjarbaru, RS di mana Nadjmi dirawat sebelumnya turut membantu merawat selama Walikota dan istrinya di Rumah Sakit Banjarbaru.

Orang nomor satu di Banjarbaru ini resmi dirujuk ke RS Ulin, sore kemarin, setelah menjalani perawatan di RS Idaman sejak Minggu (26/7) lalu.

Pasca-dirujuk, Rizana menyebut kondisi Nadjmi dan istri berangsur membaik. “Kondisi bapak dan ibu masih stabil dan dalam pengawasan dokter RSUD Ulin,” tegas Rizana.

“Sampai sekarang memang diberikan oksigen standar saja masih diberikan untuk membantu pernapasan,” ucap Rizana.

Tetapi, kata dia, alat bantu tersebut bukan pertanda kondisi kesehatan Nadmi memburuk. Nadjmi beserta isteri disebut mendapatkan penanganan lebih baik dengan pengawasan ketat dokter ahli di RS Ulin.

Berita Lainnya
1 dari 1.030

Sebelumnya Senin (27/7) sianh kemarin, Nadjmi Adhani membagikan video mengenai dirinya yang sedang menjalani perawatan akibat terpapar Covid-19.

Video yang kemudian viral di media sosial itu menyiratkan sederet pesan untuk masyarakat, khususnya warga Banjarbaru.

“Assalamualaikum, warga kota Banjarbaru yang ulun [saya] sayangi, hari ini ulun beserta ibu berdasarkan hasil swab terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya Nadjmi dalam video singkat itu.

Masyarakat diingatkan untuk taat terhadap protokol kesehatan Covid-19. Nadjmi menyebut ancaman Covid-19 nyata adannya.

“Covid ini jangan dianggap enteng, itu benar benar nyata dan kita harus banyak berdoa supaya virus diangkat Allah SWT dan marilaj tetap menerapkan protokol kesehatan, karena itu pian (kalian) jangan ada lagi yang sakit,” katanya dengan lirih.

Bahkan Di video, Nadmi meminta doa kepada seluruh masyarakat untuk kesembuhannya. “Ulun mohon maaf kalau selama ini ada pelayanan kami ada hal hal yang kurang maksimal jadi mohon kiranya bisa dimaafkan,” ucapnya.

Dengan dirawatnya sang wali kota di rumah sakit, otomatis pemerintahan sementara kini diambil alih oleh Wakil Wali Kota, Darmawan Jaya Setiawan.

“Sementara kami dalam pengobatan, pak wakil, pak Jaya akan melaksanakan pemerintahan,”demikian penjelasan Walikota Banjarbaru.(Dev/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya