Pembangunan Taman Puskesmas Kuin Raya Menui Protes

Protes warga dikarenakan pembangunan taman Puskesmas Kuin Raya terkena bahu jalan gang sekitar 60 cintimeter

BANJARMASIN, KP – Protes warga yang menyoal permasalan pembangunan taman di samping Puskesmas Kuin Raya, Kecamatan Banjarmasin Barat akhirnya mulai dapat diselesaikan.

Keputusan itu disepakati setelah Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin menggelar rapat kerja dengar pendapat dengan mengundang Dinas Kesehatan dan perwakilan warga, Selasa (18/8/2020) kemarin.

Bahkan dalam pertemuan diputuskan yang dilanjutkan peninjauan lapangan ke Puskesmas Kuin Raya, pembangunan taman yang sebelumnya mendapat protes warga tersebut harus dibongkar.

Terungkap pembangunan taman Puskesmas Raya dinilai terkena bahu jalan gang sekitar 60 cintimeter.

” Sementara jalan gang persis disamping Puskesnas ini sudah relatif sempit,” kata Ketua RT 7 Jalan Kuin Cerucuk M Salim Fuad,” kepada wartawan saat rombongan Komisi IV meninjau kelapangan Puskemas Kuin Raya.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Matnor Ali menegaskan, dengan pembangunan tanan disaping Puskesmas Kuin Raya Alhamdulillah sudah dapat diselesaikan.

Berita Lainnya
1 dari 1.428
Loading...

Sementara Alfian, Kasi Pengendalian Penyakit Tidak Menular yang mewakili Dinas Kesehatan mengatakan. tidak keberatan jika taman yang ada disamping dinding Puskemas Kuin Raya harus dibongkar.

“Masalahnya, karena setelah dibongkar peruntukannya untuk warga sendiri, dimana jalan gang persis disamping Puskesmas Kuin Raya ini akan dilebarkan, ” ujarnya.

Alfian nengungkapkan , jika Puskesmas Kuin Raya tahun 2021 keberadaanya akan dijadikan Puskesmas Pembantu. Hal ini ujarnya, karena Dinas Kesehatan siap memindahkannya ke Jalan Belitung Darat tempatnya di atas lahan eks kantor BKIA.

“Sekarang proyek pembangunan Puskesmas Induk Kuin Raya sedang dalam proses pekerjaan dan ditargetjan rampung akhir tahun ini,” ungkapnya.

Ditempat sama tokoh masyarat setempat, H Amat Daeng menjelaskan, bahwa lahan Puskesmas Kuin Raya ditempati sekarang merupakan milik almahum kakeknya yang sudah dihibahkan secara lisan kepada Pemko Banjarmasin.

” Termasuk taman yang dibangun disamping puskesnas ini,” ujarnya.

Ditegaskan, sebagai ahli waris pihaknya tidak ada niat sedikitpun untuk mengambil kembali lahan tersebut karena demi kepentingan umum dalam memberikan layanan kesehatan kepada warga sekitar Meski ujarnya saat dihibahkan sampai sekarang tidak ada bukti otentik.

“Kami dan warga cuma hanya meminta agar pembangunan taman itu dibongkar agar jalan masuk ke gang ini sedikit diperlebar dan bisa dilalui mobil, ‘’demkian kata Amat Daeng. (nid/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya