Pemkab Barut Apresiasi Pencapaian Dissiptaka

Muara Teweh, KP – Perpustakaan sebagai pusat belajar dan berkegiatan masyarakat berbasis teknologi informasi dan komunikasi, perpustakaan adalah institusi yang mempunyai akses layanan yang tanpa batas dan tanpa biaya yang merupakan pondasi utama untuk memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan potensinya.

Pengembangan potensi ini didasari dengan melihat keragaman budaya, kemauan untuk menerima perubahan. Langkah strategis kedepan menjadikan perpustakaan sebagai ruang untuk berbagi pengalaman, ruang belajar kontekstual dan ruangan untuk berlatih keterampilan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, peran perpustakaan adalah sebagai penghubung antara sumber pengetahuan dengan pengguna pengetahuan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Barito Utara, Ir Edi nugroho, Rabu (5/8) di depan kantor bupati setempat.

Menurutnya, Dissiptaka Kabupaten Barito Utara telah berhasil mengembangkan perpustakaan ketingkat yang lebih bagus. Adapun keberhasilan yang sudah di capai adalah perpustakaan Desa Mutiara Ilmu desa trahean juara I lomba perpustakaan desa tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan mewakili Kalimantan Tengah untuk lomba perpustakaan tingkat nasional bulan September 2020, lomba bercerita tingkat Provinsi Kalimantan Tengah juara harapan I.

Berita Lainnya
1 dari 129
Loading...

Keberhsilan tersebut diraih oleh Azka dari SDN Tumpung Laung I, Kecamatan Montallat. Dia berhasil, mendapatkan bantuan satu set komputer dan smart TV untuk perpustakaan Desa Bintang Ninggi II, Kecamatan Teweh Selatan dari perpustakaan Nasional pusat, mendapatkan bantuan satu set komputer dan smart TV untuk perpustakaan Desa Batu Raya I, Kecamatan Gunung Timang dari perpustakaan Nasional pusat, piagam penghargaan perpustakaan Kabupaten terbaik dalam kegiatan replikasi mandiri program transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah.

Dijelaskannya, di Kabupaten Barito Utara dari 9 kecamatan yang terdiri dari 93 desa dan 10 kelurahan sampai sekarang ini baru 30 persen yang memiliki perpustakaan desa. Hal ini berdasarkan keadaan melalui arahan Bupati Barito Utara pada pelantikan Kepala Desa se-Barito Utara tahun 2019 bahwa kepala desa diharuskan membangun satu desa satu perpustakaan yang mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat, hal ini merupakan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat.

Dia menambahkan, dengan tersedianya perpustakaan desa diharapkan dapat memicu minat baca warga sebagai media yang dapat membantu disaat pola belajar dari rumah (BDR) diterapkan untuk penunjangan referensi maupun literatur dalam proses belajar mengajar. Kedepan diharapkan seluruh desa diwilayah barito utara akan secepatnya memiliki perpustakaan desa.

Sementara itu, Sekda Barut Jainal Abidin menyampaikan terima kasih dan bangga atas pencapaian Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Barito Utara. Dengan adanya pencapaian ini agar terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi dan kedepannya untuk meningkatkan sumber daya masyarakat. (asa/K-10)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya