Bang Dhin Geram Ada Pungli di Obyek Wisata

Banjarmasin, KP – Pariwisata merupakan pendapatan terbesar Indonesia setelah komoditas sawit. Seluruh nusantara terus berbenah dalam rangka peningkatan kualitas dan pengembangan objek wisata.

Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin mengatakan, Tanah Bumbu adalah salah satu daerah di Kalsel yang punya begitu banyak keindahan alam. Pesonanya begitu indah dari pegunungan hingga pesisir pantai.

“Di tengah upaya pengembangan pariwisata Tanah Bumbu, saya geram dengan adanya pungli di salah satu objek wisata. Ini harus ditindak tegas,” kata Bang Dhin, panggilan akrab M Syaripuddin.

Wakil rakyat asal Tanah Bumbu itu mendapat laporan wisatawan Pantai Rindu Alam. Saat berwisata, mereka harus mengeluarkan uang untuk retribusi yang tidak jelas.

Berita Lainnya
1 dari 485

Bang Dhin menjelaskan, dalam konsep pengembangan pariwisata dikenal 3A. Yakni, atraksi (daya tarik), amenitas (fasilitas) dan aksesibilitas (akses).

“Aksesibilitas ini sangat penting. “Ketika wisatawan dihadapkan dengan retribusi yang tidak jelas, maka ini menjadi kesan dan kenangan buruk bagi mereka,” sebutnya.

Bang Dhin mengingatkan, bahwa orang berwisata bertujuan penyegaran pikiran dan bersenang-senang. Artinya, objek wisata harus menghadirkan semua kenyamanan dalam bentuk keindahan alam, pelayanan maksimal dan kesan manis.

“Ini yang menjadi PR kita bersama. Pemerintah, legislatif dan masyarakat harus sama-sama menghadirkan objek wisata yang berprinsip pada Sapta Pesona. Yaitu, aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan,” jelas Bang Dhin yang juga Ketua Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) Kalsel. (lyn/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya