Bupati Tapin :PGRI Dorong Guru Tidak Gaptek dan Kuasai Teknologi

Rantau, KP – BupatiTapin Drs HM Arifin Arpan, MM berharap Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tapin agar mampu mendorong para guru mampu menguasai teknologi atau tidak gaptek.

Mengingat saat ini kita sedang menghadapi pandemi covid-19, yang mana pendidikan kita tidak bisa dilaksanakan secara langsung seperti biasanya sehingga pembelajaran daringlah untuk menyiasatinya. Untuk itu, para guru di tuntut untuk menguasai teknologi dengan maksimal.

Berita Lainnya

Bendungan Pipitak Jaya Tapin Siap Diairi

Menkeu RI Berikan Penghargaan Ke Pemkab Tapin

1 dari 152
Loading...

“Melalui organisasi PGRI inilah diharapkan mampu mendorong para guru untuk menguasai teknologi,” ungkap Bupati Tapin pada saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi konferensi PGRI Kabupaten Tapin masa bakti XXII tahun 2020-2025, yang berlangsung, Senin (14/9/2020) kemaren di Aula Hotel Tapin Rantau.

Bupati Tapin menambahkan juga bahwa tekhnologi tidak dapat digantikan dengan ketulusan, kejujuran dan “hati’ seorang guru. Peran guru sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, “orang tua” di sekolah tidak akan bisa digantikan dengan kecanggihan teknologi.

Melalui konferensi PGRI ini juga sebagai upaya dinamisasi organisasi dan regenerasi dalam suatu organisasi. Konferensi PGRI ini bukan hanya tuntutan organisasi semata, tetapi makna dan kontribusi yang di kandung, selain itu, untuk mengkaji dan mengevaluasi pengamalan periode yang lalu serta sebagai wadah untuk penyempurnaan segala kekurangan maupun keberhasilan yang telah di capai selama ini.

Dalam konferensi PGRI kali ini, berhasil memilih dan menetapkan ketua terpilih yakni Hamdan Najmi menggantikan Drs H Juwaini MPd. (ari/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya