Hari Terakhir Pemeriksaan, 40 Balon Pilkada Kalsel Jalani Tes Kesehatan

Banjarmasin, KP – Dalam tahapan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 di Kalimantan Selatan, seluruh bakal calon kepala daerah hatus menjalani tes kesehatan di rumah sakit rujukan Komisi Pemilihan Umum (KPU Kalsel).

Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan Bapaslon Pilkada Kalsel 2020, dr Muhammad Rudiansyah membeberkan, hingga hari ketiga pemeriksaan, tim dokter telah memeriksa sebanyak 40 bakal calon (balon) kepala daerahbyang maju di kontestasi perebutan kursi nomor satu di setiap wilayah..

“Untuk hari ini, ada 13 orang calon kepala daerah menjalani pemeriksaan kesehatan, kemarin 16 orang, sebelumnya juga diikuti oleh 11 orang calon. Jadi total ada 40 yang sudah diperiksa,” ungkapnya pada Kalimantan Post saat ditemui di Aula Antasai, Gedung RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (9/9/2020) siang.

Kemudian, Dokter spesialis penyakit dalam itu melanjutkan, untuk delapan calon kepala daerah yang dinyatakan terkonfirmasi positif tanpa gejala oleh hasil swab, dianjurkan untuk melakukan karantina mandiri di rumah.

“Kurang lebih 10 hari dari sekarang. Setelah manjalani isolasi mandiri, tahapan pemeriksaan kesehatan kembali dilanjutkan,” ujarnya.

Berita Lainnya
1 dari 966
Loading...

Namun, Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kalimantan Selatan (IDI Kalsel) itu mengaku bahwa dalam pemeriksaan nantinya akan berbeda dan lebih berhati-hati dibandingkan pemeriksaan kesehatan baru-baru yang sebelumnya,

“Seperti menggunakan pakaian lengkap atau APD (alat pelindung diri,”

Untuk tahapannya sendiri, ia memaparkan, seluruh calon yang memeriksakan diri menerima perlakuan yang sama dan tidak ada perbedaan dalam penilaiannya. “Para calon datang dengan membawa hasil PCR yang negatif covid. Kemudian pemeriksaan urin dari BNN kemudian pemeriksaan psikologi, tes tertulis dan wawancara,” paparnya.

Kemudian, pria yang akrab disapa dr Rudi itu menambahkan, malamnya dilanjutkan dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh psikiater, besok paginya lanjut dengan pemeriksaan darah, urin, rekam jantung.

“Sisanya pemeriksaan keliling, baik itu USG, Treadmill, pemeriksaan oleh dokter spesialis THT, mata, penyakit dalam, paru, saraf, bedah, sampai dengan ortopedi,” tambahnya.

Untuk menyelesaikan seluruh tahapan itu, Pemeriksaan berlangsung selama dua hari satu malam, dan diwajibkan bagi calon yang memeriksakan diri untuk menginap di RSUD Ulin. “Hal itu untuk meyakinkan bahwa setelah swab, yang bersangkutan tidak kemana-mana dan menjamin bahwa tidak tertular Covid-19 di luar yang bisa membahayakn dokter yang akan melakukan tes kesehatan,” pungkasnya.(Zak/KPO-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya