Sanksi Denda Akan Diberlakukan, Kini Tahap Sosialisasi dan Edukasi

Banjarbaru, KP- Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan didampingi Asisten Pemerintahan Ir Fahrudin dan Kabag Pemerintahan saat memimpin Rapat Koordinasi Pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Kota Banjarbaru, Rabu (09/09/2020).

Bertempat di Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru. Tampak Staf Ahli Walikota, Asisten Administrasi Umum, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kemasyarakatan, Kepala SKPD, Camat dan Lurah se Kota Banjarbaru.

Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan menyampaikan bahwa pada Rakor lingkup SKPD Kota Banjarbaru ini membahas pembahasan mengenai strategi dalam penanganan covid 19 di Kota Banjarbaru, terkait pencegahan, penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi.

“Untuk penanganan kesehatan alhamdulillah di Kota Banjarbaru untuk trend kematian grafiknya menurun, kemudian untuk kesembuhan warga yang terpapar covid 19 trendnya menaik, namun keadaan ini masih bersifat dinamis, dan ini kembali kepada kita semua, kalau kita semua tetap disiplin mudah-mudahan trend ini bisa terjaga dan terus turun, ” Ujar Darmawan

Darmawan juga mengatakan bahwa sekarang sebagian Kelurahan sudah zona kuning dan ada satu zona hijau yaitu Kelurahan Bangkal, dan Pemerintah pusat mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menangani covid 19 dengan memberikan Dana Insentif Daerah (DID)tahap ke II sebesar 15 Miliyar Rupiah.

“Tentu Pemerintah Kota Banjarbaru berterima kasih atas DID ini yang telah di berikan kepada Pemerintah Kota Banjarbaru, karena Dana Insentif Daerah ini tidak semua Kabupaten/Kota yang mendapatkannya,” Jelasnya.

Berita Lainnya

Lagi, Gebrak Masker di Sungai Sumba

1 dari 357
Loading...

Hal ini adalah hasil kerja keras semua pihak baik itu Pemerintah Kota, eksekutif, legeslatif, TNI, Polri dan juga seluruh masyarakat sehingga bisa dapat DID yang nanti akan dipergunakan untuk pemulihan ekonomi.

“Tadi juga dilaporkan juga bahwa dari sisi Standar Pelayanan Minimal (SPM) alhamdulillah Banjarbaru tahun 2019 naik peringkatnya dari peringkat 6 menjadi peringkat 5,” ujarnya.

Kemudian terkait penanganan covid 19 Pemko Banjarbaru juga melibatkan ibu-ibu terutama anggota dasawisma yang ada di Kota Banjarbaru, kurang lebih ada sekitar 2000 kelompok dasawisma di Banjarbaru dan mereka diminta untuk berperan dalam mengkampanyekan protokol kesehatan misalnya dengan memberdayakan mereka dalam gerakan pembagian masker.

Terkait penerapan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 27 Tahun 2020 Darmawan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Banjarbaru tidak lama lagi akan menerapkan sangsi bagi perorangan yang tidak memakai masker yaitu sebesar 50 ribu rupiah namun tentu sekarang masih dalam tahap sosialisasi dan edukasi.

Darmawan Jaya juga meminta agar Perwali ini terus disosialisasikan dan edukasi ini semakin dimasifkan baik itu lewat spanduk, pengumuman diradio, atau media-media lain agar seluruh masyarakat Banjarbaru mengetahui bahwa kalau tidak beberapa lama lagi ketika masyarakat tidak memakai masker maka mereka akan dikenakan sangsi denda administratif sebesar 50 ribu rupiah

“Nanti mereka akan mendapatkan semacam karcis sebagai tanda terima bahwa mereka telah membayar denda karena mereka tidak memakai masker,” pungkasnya. (dev/K-3)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya