Meski Secara Daring, Opening Dies ke-11 FKG ULM Berlangsung Meriah

Banjarmasin, KP – Dalam rangka memperingati hari kelahiran atau dies natalis ke-11 Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Lambung Mangkurat (FKG ULM) Banjarmasin, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKG ULM mengadakan opening ceremonial secara daring atau online.

Ketua BEM FKG ULM, Muhammad Rifki Maulana mengatakan, pelaksanaan dies kali ini memang berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Di situasi pandemi ini kita tidak hanya bisa menggelar peringatan hari ulang tahun FKG ULM secara daring, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” ucapnya pada Kalimantan Post usai membuka kegiatan tersebut, Sabtu (3/10).

Menurutnya, meski digelar secara daring, namun hal tersebut tidak mengurangi nilai dari setiap acara. Bahkan masih berlangsung meriah. Hal ini terlihat ketika Dekan FKG ULM, drg Maharani memberikan sambutan dan memukul gong sebagai tanda dimulainya acara tersebut.

“Acara kita bisa disaksikan via Zoom Meeting dan live Youtube. Di Zoom ada sekitar 80 mhasiswa yang ikut menyaksikan, di live youtube juga lebih dari 40 orang yang menontonnya,” ujarnya.

Baginya, banyaknya jumlah mahasiswa yang ikut serta dalam menyaksikan pembukaan dies natalis tersebut menandakan bahwa antusiasme untuk acara tersebut masih tinggi.

“Bahkan ada juga yang datang ke kampus untuk menyaksikannya secara langsung. Padahal kami tidak mewajibkan datang, hal ini menunjukkan bahwa acara ini memang sudah ditunggu-tunggu oleh mahasiswa,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Dies Natalis ke-11 FKG ULM, Ilham Ramadhan menyebut bahwa kemeriahan kegiatan tersebut tidak hanya sampai disini saja. Pasalnya panitia juga sudah menyiapkan berbagai macam lomba yang bisa diikuti oleh mahasiswa yang menimba ilmu di salah satu fakultas yang berusia muda ini.

“Dalam rangkaiannya, kita akan menyelenggarakan lomba PUBG Mobile dan Mobile Legend yang akan diikuti oleh mahasiswa berbagai angkatan,” ujarnya.

Selain itu, pemuda dengan sapaan Ilham ini menambahkan, pihaknya juga mengadakan lomba foto dan tiktok yang juga diikuti oleh mahasiswa di seluruh angakatan.

Berita Lainnya
1 dari 292

Disamping mengadakan berbagai macam lomba untuk mahasiswa, panitia juga telah menggelar kegiatan bakti sosial atau charity di berbagai tempat. “Ada 11 lokasi di dua provinsi, yakni Kalsel dan Kalteng yang kita jadikan target baksos ini,” sambungnya.

Dalam baksos tersebut FKG ULM membagikan sembako kepada warga yang kurang mampu dan memberikan bantuan berupa uang tunai.

Selain di bidang sosial, ia juga menjelasan bahwa pihaknya juga memberi bantuan di bidang kesehatan yakni dalam bentuk bantuan alat pelindung diri (APD) ke puskesmas yang berada di 11 lokasi tersebut.

“Kita tentunya berharap apa yang sudah dilakukan ini bisa memberi manfaat dalam mengurangi beban bagi masyarakat terdampak pandemi, khususnya bagi warga yang kurang mampu. Termasuk membantu pemerintah untuk menanggulangi dampak yang ditimbulkan akibat Covid-19 ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Dekan FKG ULM, Dr drg Maharani Laillyza Apriasari mengaku menyambut gembira dengan berlangsungnya acara dies natalis fakultas yang dipimpinnya tersebut.

Dokter spesialis mulut ini menuturkan, meski digelar secara terbatas lantaran masih dalam masa pandemi Covid-19, ia mengaku turut berbahagia dan bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Walaupun dalam kondisi Covid-19 ini kita masih bisa menjalankan perayaan dies FKG yang ke-11 dengan penuh keterbatasan. Karena pandemi ini mengharuskan kita menjalankan protokol kesehatan yang sangat ketat, sehingga tidak bisa menghadirkan banyak pihak agar mengurangi resiko penularan,” terangnya.

Kemudian, di peringatan dies ke11 ini, pihaknya juga mendapatkan kado terindah lantaran telah diletakkannya batu pertama atas pembangunan gedung milik FKG ULM pada 21 September 2020 kemarin.

“Pembangunan gedung ini juga dibantu oleh pemerintah provinsi sebesar Rp 40 M. Jadi insyaa Allah tahun depan kita sudah pindah kesana,” tuturnya.

Ia berharap semoga dengan bertambahnya usia FKG ini bisa sejalan dengan meningkatnya akreditas dari Fakultas yang masih terbilang muda ini. “Saat ini kita masih di tingkat akreditas B semoga kedepannya bisa mencapai A,” tukasnya.

Kemudian, belakangan ini pihaknya juga menghasilkan penelitian berupa pembuatan hand sanitizer berbahan ekstrak batang pisang mahuli yang saat ini masih dalam proses.

“Bagi para mahasiswa agar tetap bisa meningkatkan prestasinya di berbagai lomba dan bidang. Kondisi sulit seperti ini tidak membuat kreativitas mereka turun. Banyak hal yang masih bisa membuat kita menjadi produktif,” tutupnya.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya