Motivasi UMKM Agar Tetap Bangkit di Tengah Pandemi Covid-19

Ketika ke Kampung Sasirangan, Irjen Pol Nico Afinta mencanangkan Sasirangan sebagai seragam bebas bagi anggota Polri dan ASN, yang berkaitan pula memajukan UMKM di Banua ini.

KOTABARU, KP – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kalpoda Kalsel), Irjen Pol DR Nico Afinta SIK SH MH, dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kotabaru, , berkesempatan melakukan komunikasi sosial dengan para pelaku UMKM sembari juga memberikan motivasi untuk terus bergerak di tengah Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19)..

“Ini tujuan dari sekaligus peninjauan serta motivasi kepada pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) untuk tetap bangkit di tengah kesulitan ekonomi secara global akibat Pandemi Covid-19, ” kata kapolda.

Kehadiran kapolda sebagai wujud kepedulian kepada warga akibat berbulan-bulan dihantam badai wabah Covid-19.

“Sudah pasti dengan kondisi seperti ini penghasilan semakin menurun, dan inilah saatnya kita memberikan motivasi agar para pelaku usaha tetap semangat,” terangnya di sela melihat proses pembuatan pengolahan Amplang Ikan Saijaan, Rabu (21/10/2020).

Sama seperti saat dirinya melakukan kunjungan ke Kampung Sasirangan di Banjarmasin beberapa waktu lalu.

Kapolda memberikan dorongan dan juga berharap kepada Pemerintah Daerah, Polri dan TNI di wilayah Kalimantan Selatan untuk lebih memberikan perhatian kepada pelaku UMKM agar dapat berjalan dengan baik sehingga ekonomi daerah pun dapat lebih meningkat.

Sebelumnya itu, ketika ke Kampung Sasirangan, Irjen Pol Nico Afinta mencanangkan Sasirangan sebagai seragam bebas bagi anggota Polri dan ASN, yang berkaitan pula memajukan UMKM di Banua ini.

Kapolda didampingi Wakapolda, Brigjen Agung Budiono, Penjabat Sekdaprov Kalsel Roy Rizali, Sekretaris Dinas Pariwisata Kalsel, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin dan lainnya.

Kapolda Kalsel beserta rombongan melihat langsung UKM Kampung Sasirangan dalam rangka pencanangan penggunaan pakaian Sasirangan bagi ASN seragam bebas bagi anggota Polri

Berita Lainnya
1 dari 523

Batik khas Kalsel bernama Sasirangan yang merupakan budaya lokal patut dibanggakan.

Salah satu bentuk budaya lokal yang digunakan yakni baju dengan bahan kain Sasirangan.

“Saya mendukung budaya lokal Batik kain Sasirangan dengan cara menginstruksikan seluruh anggota khususnya personil Reserse dan Intel dari tingkat Polda, Polres/Ta, Polsek hingga Bhabinkamtibmas wajib setiap hari Jumat menggunakan Batik Sasirangan,” ucap Kapolda Kalsel.

Dengan anggota menggunakan Batik Sasirangan, lanjut Kapolda, pastinya istri, anak dan keluarganya pun tentu akan menggunakan Batik Sasirangan.

Dalam budaya lokal ini banyak makna yang tersirat dalam setiap motif/pola yang ada di Batik Sasirangan.

“Seperti pola kehidupan dalam tanaman, sehingga kita sebagai manusia juga bisa memberikan kegunaan kepada orang lain,” tambahnya.

“Saya kira dengan kita bersama-sama antara Pemerintah Daerah, Polri dan TNI dalam memperhatikan budaya dan UMKM tentunya ekonomi daerah akan berjalan dengan baik. Terhadap jajaran, kapolda berpesan untuk perhatian kepada budaya lokal serta meningkatkan kegiatan sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian secara keseluruhan,” pungkas kapolda.

“Semoga para pelaku UMKM di Kalsel, dan khususnya di Bumi Sa’ijaan Kabupaten Kotabarui tetap semangat,” ucapnya lagi.

Ketika kunjungan ke Kotabaru ini kapolda meresmikan Aula Sanika Satyawada dan melaunching 4 (Empat) Aplikasi berbasis Online dan Web buatan Polres Kotabaru.

“Semoga para pelaku UMKM di Kalsel, dan khususnya di Bumi Sa’ijaan Kabupaten Kotabarui tetap semangat,” ucapnya. (K-2/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya