TAJ, Anak Perusahaan PT Timah MoU Pendampingan Hukum dengan Kejati Kalsel

Banjarmasin, KP – Tanjung Alam Jaya Anak (TAJ) anak Perusahaan PT Timah MoU Pendampingan Hukum dengan Kejati Kalsel

PT Timah Tbk dalam hal ini anak perusahannya PT Tanjung Alam Jaya (TAJ) garap lahan pertambangan batubara di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dari itu pula, anak perusahaan PT Timah Tbk melakukan MoU (perjanjian kerjasama)

soal pendampingan Hukum dengan pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel.

MoU dilakukan di Aula Anjung Papadaan Kejati Kalsel Banjarmasin, Selasa (6/10).

Hadir Direktur Utama PT Timah Tbk Jakarta, M Riza Pahlevi Tabrani.

Sementara Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalsel, Arie Arifin SH MH, kepada wartawan mengatakan, maksud kunjungan PT Timah Tbk bermohon untuk  pendampingan hukum.

Sebab mereka adalah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Berita Lainnya
1 dari 1.510

“Kita siap untuk membantu dalam pelayanan hukum,” tambah Kajati Kalsel.

Disebut, anak perusahaan PT Timah ini mempunyai lokasi di Pengaron Kabupaten Banjar yang bergerak di bidang pertambangan batubara.

Memang yang namanya BUMN dan MoU dengan pihkanya, maka selanjutnya kewenangan yang dimiliki Jaksa Pengacara Negara(JPN).

Salah satunya dapat juga memberikan pendampingan hukum terhadap perusahaan milik negara,” beber Kajati.

Sedangkan Direktur Utama PT Timah Tbk, memperjelaskan, perusahaannya minta bantuan pendampingan hukum baik perdata maupun tata usaha negara untuk kegiatan operasi yang dilakukan anak perusahaan yaitu PT Tanjung Alam Jaya.

Ditanya kenapa PT Timah, turut di bidang usaha tambang batubara di Kalsel.

Dikatakan Riza M Riza Pahlevi Tabrani, sebenarnya bukan baru miliki lahan.

Itu sudah sejak Tahun 2003-2004, sudah  membeli lahan di Kalsel).

“Kita ssahanya memiliki penambangan timah dan penambangan non timah salah satunya adalah usaha pertambangan batubara,” jelasnya. (K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya