Usai Rapat bersama Sekdaprov Kalsel, Keluarga Sekumpul Putuskan Peniadaan Haul ke 16

Berita Lainnya
1 dari 1.094

Banjarbaru, KP – Mempertimbangkan adanya pandemi covid-19, pihak keluarga, ahli waris KH Muhammad Zaini Abdul Ghnai, sudah berdiskusi dan juga bertukar pendapat dengan para petugas dan pemerintah untuk mendapat keputusan yang terbaik untuk semua.
Pada Selasa (17/11) lalu dilaksanakan rapat bersama Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjar. Pihak keluarga dan ahli waris memutuskan meniadakan Haul Guru Sekumpul ke 16 yang sedianya dilaksanakan Februari 2021.
Kepastian penundaan ini melaui surat imbauan yang bertanda Muhammad Amin Badali dan Ahmad Hafi Badali, dua putera Guru Sekumpul.
Perwakilan dari pihak keluarga sudah hadir acara rapat yang diadakan pada hari Selasa, 17 November 2020 bersama Pemerintah Prov. Kalsel dan Pemkab Banjar serta pihak-pihak yang terkait.
“Mari kita saling berusaha menjaga sikap dan perilaku untuk tidak melakukan sesuatu yang bisa berdampak negatif untuk banyak orang. Sekali lagi, acara Haul Guru Sekumpul yang ke 16 nanti DITIADAKAN. Oleh karena itu, kami mohon maaf dan pengertian serta kerjasamanya”. Tulis surat imbauan yang dikeluarkan Junat (20/11) tersebut.
Rapat pengambilan keputusan pihak keluarga dan ahli waris Guru Sekumpul tersebut juga dihadiri Penjabat Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar.
“Rapat tersebut murni inisiatif pihak keluarga sekumpul, dan Pemprov Kalsel hanya memfasilitasi saja. Keputusan peniadaan murni datang dari pihak keluarga, mereka khawatir jika mengumpulkan orang banyak terjadi klaster covid,” ujar Kabag Kegamaan Biro Kesra Setdaprov Kalsel, Mustajab.(mns/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya