Gubernur : Waspada Klaster Baru di Perayaan ‘Nataru’

BANJARMASIN, KP – Waspada klaster-klaster baru di Perayaan ‘Nataru’ (Natal dan Tahun Baru).

Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor juga mengimbau masyarakat untuk tidak bepergian di akhir tahun guna mencegah penyebaran Cpvid-19 yang belakangan kembali meningkat.

”Kita semua peduli terhadap ancaman nyata Covid-19.

Sehingga libur akhir tahun ini sebaiknya tetap di tempat masing-masing dan tidak bepergian keluar kota apalagi luar provinsi,” katanya kepada wartawan usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Intan 2020 di Mapolda Kalsel, Senin (21/12).

Menurutnyua, mobilitas penduduk antardaerah akan sangat berpotensi menyebabkan penularan Covid.

Apalagi jika lokasi tujuan adalah zona merah kasus penyebaran.

Untuk itulah, bagi masyarakat yang tetap ingin keluar daerah maka dipastikan diri sehat dan terbebas dari Covid melalui pemeriksaan rapid test antigen ataupun tes usap PCR.

Sementara Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto sebutkan, pengamanan tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa.

“Sehingga menjadikan kita cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat.

Berita Lainnya
1 dari 1.176

Apalagi di masa Pandemi Covid-19 saat ini, kita harus lebih peduli,” katanya.

Kegiatan juga dihadiri Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah.

Kapolri dalam amanatnya disampaikan Gubernur Kalsel menekanan untuk dipedomani bagi seluruh anggota yang bertugas dalam Operasi Lilin Intan 2020.

“Haris sinergitas unsur terkait seperti TNI, Pemda dan Mitra Kamtibmas,” katanya.

Dia menambahkan, perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata, yang akan meningkatkan aktifitas pada pusat keramaian.

Peningkatan aktifitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcar lantas, dan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19.

Menyikapi hal tersebut, Polri menyelenggarakan Operasi Lilin 2020 selama 15 hari, mulai dari tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan tanggal 4 Januari 2021, dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional serta tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Dalam pelaksanaan pengamanan, Polri telah mempersiapkan 83.917 personel Polri, 15.842 personel TNI, serta 55.086 personel instansi terkait lainnya. Personel tersebut akan ditempatkan pada 1.607 Pos Pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcarlantas, dan 675 pos pelayanan untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan.

Sementara Kapolda Kalsel menyampaikan pihaknya menyiapkan sebanyak 591 personel dibantu stakeholder terkait lainnya.

“Jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19,” pesannya. (K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya