Tahun Ini Pengerjaan Tiang Pylon Jembatan Sei Alalak Ditarget Rampung

Berita Lainnya
1 dari 3.585

Banjarmasin, KP – Angin dan hujan menjadi kendala pekerjaan penghantian Jembatan Sei Alalak,
terutama saat penggarapan tiang pylon atau tiang penahan kabel jembatan yang tingginya mencapai 42,4 meter.
“Jika hujan maka pekerja harus turun dulu, sebab sangat beresiko bekerja di atas ketinggian saat hujan,” kata Deputi Proyek Manajer Penggantian Jembatan Sungai Alalak, Fajrin, pekan lalu.
Kendati demikian, ujar Fajrin, progres pembangunan tiang pylon cukup signifikan. Sampai dengan saat ini hanya tersisa 2 meter di posisi paling atas yang belum selesai digarap.
“Kami targetkan akhir tahun ini tiang pylon tuntas, sekarang sisa dua meter di atas belum selesai. Jika dua meter itu sudah selesai maka 2 kabel pylon arah Batola akan terpasang,” kata
Dari satu tiang pylon ke arah Barito Kuala (Batola) kabel penahan berjumlah 5. Saat ini sudah terpasang 3 kabel. 2 kabel lainnya menunggu penyelesaian 2 meter tiang pylon.
Lantai jembatan ke arah Batola dipasang terlebih dahulu baru setelahnya dipasangnya kabel yang nyambung ke tiang pylon. Berbeda dengan lantai jembatan arah Banjarmasin atau tepatnya berada di atas Sungai Alalak metode pemasangannya berbeda.
Lantai dipasang sembari kabel dikaitkan. Mengapa demikian, karena kabel menjadi penahan utama lantai jembatan arah Banjarmasin.
“Yang arah Banjarmasin jumlah kabelnya 7 sesuai dengan jumlah lantai. Jadi, pemasangannya dimulai dari lantai paling dekat dengan tiang sembari dipasang kabel. Terus begitu nyambung sampai lantai paling jauh dari tiang. Posisi kabel juga dari rendah sampai paling tinggi,” bebernya.(mns/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya