Figur Ketua KONI 2021-2025
Memiliki kemampuan untuk ‘menalangi’

Geman Yusuf menyarankan agar calon ketua umum KONI Kalsel 2021-2025 memiliki kemampuan untuk ‘menalangi’ keperluan pembinaan olahraga.

Banjarmasin, KP – Figur yang akan maju untuk menjadi Ketua Umum KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Provinsi Kalimantan Selatan untuk priode 2021-2025, harus memiliki kemampuan untuk ‘menalangi’ atau menggunakan dana pribadi guna kepentingan pembinaan olahraga.

Penasihat PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Kalsel, Geman Yusuf,SH,MH mengutarakan hal itu dalam percakapan dengan wartawan di Banjarmasin, Minggu (3/1/2021) kemarin.

Menurut Geman secara pribadi seorang ketua umum selain harus berpengalaman sebagai pengurus cabang olahraga, juga harus didukung kemampuan financial yang mumpuni. Karena dalam mengurus organisasi olahraga masalah dana memegang peranan penting.

‘’Karena itu hanya orang-orang yang memiliki keihlasan untuk berkorban, tenaga, pikiran dan dana, yang mau berkecimpung dalam organisasi olahraga, karena dia harus memiliki inovasi dan kreatifitas, dan selalu berfikir guna menghidupkan dan meningkatkan prestasi olahraga. Apalagi sebagai ketua KONI yang jadi tanggungjawabnya ada puluhan cabor ,’’ kata Geman.

Berita Lainnya

Polda Kawal Kontingan Atlet Kalsel

1 dari 427

Meskipun untuk pembinaan olahraga merupakan tanggungjawab pemerintah sesuai undang-undang keolahragaan, namun kucuran dananya tidak bias seketika, karena ada aturan-aturan yang harus dipatuhi dan waktunya juga secara tertentu. Organisasi olahraga tidak akan bisa bergerak bila tidak tidak memiliki seorang ketua yang mumpuni secara finansial dan ;kada engken’ (pelit, red) mengucurkan dana talangan, tambahnya.

Selain itu, kata Geman Yusuf yang juga dikenal sebagai pelopor olahraga Dancesport (IODI) di Kalimantan Selatan, Ketua KONI harus memiliki hubungan yang harmonis dengan Kepala Daerah (Gubernur atauwalikota/bupati), sehingga ada sinergitas antara KONI,Kepala Daerah dan pengurus cabang olahraga.

Selain itu, kata Geman yang juga advokad dan pengacara ini, figure calon ketua KONI haruslah bersih, tidak pernah tersandung tindak pidana, terutama korupsi yang sangat merugikan Negara dan merusak citra dari induk organisasi olahraga itu sendiri.

Dia juga menyarankan agar ketua KONI yang akan dating, memberikan perhatian penuh terhadap cabor, menyediakan waktu untuk blusukan mengunjungi cabor-cabor olahraga, terlebih pada cabor yang jadi andalan untuk tampil di kancah nasional seperti PON.

‘’Kunjungan ketua KONI pada cabor, akan memberi motivasi bagi para pengurus dalam menjalankan organisasi, dan memberi motivasi para atlet untuk lebih berprestasi, pungkas Geman Yusuf, pengusaha RM Sari Patin yang merupakan langganan Presiden RI Joko Widodo bila melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan. (nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya