Didesak Petugas, Saniah Akhirnya Bongkar Sendiri Rumahnya

Banjarmasin, KP – Saniah, pemilik bangunan yang dinilai oleh Satuan Tugas (Satgas) Normalisasi Sungai dan Penanganan Banjir Kota Banjarmasin telah memakan badan Sungai Kuripan, akhirnya harus merelakan sebagian bangunan rumahnya dibongkar.

Wanita paruh baya berusia 61 tahun itu membongkar bagian dapur dan sedikit ruang tamu rumahnya dengan bantuan tukang suruhan yang diupahnya memalui biaya sendiri.

Saat dibincangi awak media, pembongkaran yang ia lakukan tersebut dilakukan lantaran ada desakan dari oknum yang tidak ia kenal mendesaknya untuk membongkar bagian rumahnya yang berada di atas aliran sungai.

“Kemarin ada orang yang datang menyuruh kita untuk secepatnya membongkar. Cepat bongkar kata orang itu,” ungkapnya pada awak media, Sabtu (20/02) siang.

Saat ditanya siapa orang yang dimaksud, saniah tidak bisa menjelaskan siapa orang tersebut. “Yang pasti bukan dari kelurahan tapi tidak tau siapa yang nyuruh kemarin,” ujarnya.

Tidak hanya bagian dapur, namun juga bagian tengah rumahnya juga ikut dibongkar walaupun tidak begitu banyak dengan mempekerjakan tiga orang tukang.

Berita Lainnya
1 dari 3.239

“Bagian rumah yang dibongkar dari tengah sampai kebelakang,” timpalnya.

Ia berharap, dapat kompensasi biaya pembongkaran dari Pemko Banjarmasin, mengingat ia sendiri harus membayar upah untuk tukang selama sepekan dalam melakukan pembongkaran tersebut.

“Membongkar itu 3 orang tukang, satu tukang digaji Rp. 150 ribu per hari. Kemungkinan 1 minggu memakan waktu. Jadi biaya sendiri, mudah-mudahan pemerintah bisa membantu mengganti kerugian pembongkaran,” pintanya.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pembongkaran, tidak hanya bangunan rumah kilik Saniah yang terpaksa dibongkar. Disana juga terlihat satu rumah warga dan satu halaman showroom mobil bekas yang dianggap telah memakan badan sungai.

Masing-masing pemilik lahan dan bangunan tersebut juga terlihat sibuk membongkar bangunan miliknya yang dalam waktu dekat akan dilakukan pembongkaran untuk menormalisasi fungsi sungai.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Satgas Normalisasi Sungai dan Penanggulangan Banjir Kota Banjarmasin terus melakukan pembongkaran bangunan Jembatan Bangunan Gedung (JBG) yang terfokus di 2 wilayah, yakni kawasan Jalan A Yani dan Veteran Banjarmasin.

Hal itu dikarenakan lantaran di dua kawasan tersebut banyak terdapat JBG yang menutup aliran sungai. (Zak/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya