Halaman Kantor Pemukiman TNI AL Tak Luput dari Sasaran Satgas Normalisasi Sungai

Banjarmasin, KP – Melalui Satgas Normalisasi Sungai, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin menunjukkan keseriusannya dalam upaya menanggulangi ancaman banjir.

Setelah sebelumnya Satgas yang berisikan instansi lintas sektor tersebut membongkar Posko milik Ormas PMK Sangga Lima dan pangkalan ojek yang berada di depan jalan masuk Komplek Pandu.

Kali ini, giliran halaman Kantor Pemukiman TNI Angkatan Laut (AL) (KimAL) yang digarap Satgas Normalisasi Sungai.

Bermodal alat berat excavator, tanah tanah yang ada di halaman kantor yang tepat berada di samping Fly Over Kota Banjarmasin itu dikeruk untuk menyamakan luas Sungai A Yani.

Ketua Satgas Normalisasi Sungai, Doyo Pudjadi membeberkan, bahwa apa yang dilakukan pihaknya tersebut sudah sesuai dengan tugas dan SK pembentukan Satgas untuk melakukan normalisasi fungsi sungai.

“Ini merupakan bentuk keseriusan upaya jangka panjang yang kita lakukan dalam menanggulangi banjir. Jadi sungai yang ada akan tarik garis lurus mengikuti data yang sudah kita miliki,” jelasnya pada awak media, Sabtu (6/2) siang.

Ia mengaku, Pemko telah melakukan komunikasi dengan petinggi di Kantor KimAL Banjarmasin dalam proses pembongkaran tersebut.

Berita Lainnya
1 dari 3.239

“Mereka saja mengizinkan halamannya dikeruk untuk dijadikan sungai. Ini patut dicontoh karena instansi sekelas TNI AL bersedia mendukung program normalisasi sungai yang dilakukan Pemko,” ujarnya.

Menurutnya, tidak hanya milik TNI AL, pihaknya juga akan membongkar bangunan apa saja yang berada di atas sungai dan tidak memiliki izin.

“Bangunan-bangunan yang ada di atas sungai ini secara jelas menghambat aliran air menuju sungai yang lebih besar, yakni Sungai Martapura, makanya pelan-pelan kita akan melakukan pembersihan setiap bangunan yang ada di atas sungai,” jelasnya.

Pria dengan sapaan Doyo itu pun menegaskan, bahwa kinerja satgas dalam melakukan upaya normalisasi ini tidak hanya dilakukan dalam bentuk pengerukan saja.

“Kita akan mengembalikan fungsi sungai di Banjarmasin sebagaimana awal sungai itu dibuat oleh para pendahulu. Jika seluruh sungai berfungsi normal, berapapun debit air yang masuk akan bisa disalurkan menuju ke induknya, yakni Sungai Martapura,” tegasnya.

Sementra itu, Kepala KimAL Kota Banjarmasin, Kapten Laut (P), Ahmad Ilham Effendi membenarkan bahwa memang ada pemberitahuan dari Pemko Banjarmasin kepada pihaknya terkait pengerukkan halaman kantor yang di bawah komandonya tersebut.

“Benar, memang ada menerima pemberitahuan dari Satgas kalau tanah yang ada di halaman kantor kami terkena normalisasi sungai,” ucapnya saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Ia menjelaskan, kendati saat proses pengerukkan tersebut ia sedang berada di tempat karena sedang ada tugas di Surabaya. Namun pihaknya mendukung penuh apa yang dilakukan oleh Satgas.

“Yaa demi kenyamanan kita bersama, ini kan dilakukan agar banjir di banjarmasin bisa tertangani. Jadi kita mendukung penuh apa yang dilakukan oleh pemerintah kota setempat,” pungkasnya.(Zak/KPO-)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya