Pasca Banjir, Harga Bahan Kebutuhan Pokok di Banjarmasin Mulai Stabil

Banjarmasin, KP – Memasuki awal Februari 2021, harga kebutuhan pokok di wilayah Kota Banjarmasin relatif stabil. Bahkan ada beberapa yang mengalami penurunan harga.

Hal tersebut terlihat saat Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kota Banjarmasin.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Disperdagin Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar mengatakan, saat ini harga bahan pokok di beberapa pasar tradisional Kota Banjarmasin relatif stabil.

“Tapi ada kenaikan harga dari supplier untuk komoditas beras lokal dan tepung ukuran perkarungnya terdapat sedikit kenaikan,” ungkapnya pada awak media melalui sambungan pesan singkat, Kamis (4/2) malam.

Pria dengan sapaan Tezar itu menambahkan, untuk harga eceran masih tetap dan tidak ada kenaikan. bahkan beberapa komoditas bahan pokok seperti telur dan cabai serta ikan asin harganya mengalami penurunan.

Berita Lainnya
1 dari 643

“Untuk telur ayam ras mengalami penurunan harga yang sebelumnya rata-rata Rp 25.000 per kilogram menjadi rata-rata Rp 24.000 per kilogram,” paparnya.

Kemudian, Tezar merinci harga cabai segar yang mengalami penurunan yaitu cabai merah keriting yang sebelumnya Rp 50.000 per kilogram menjadi rata-rata Rp. 45.000 per kilogram.

Lalu, untuk ikan asin yang mengalami penurunan harga yaitu ikan asin telang tenggiri dan ikan asin teri, untuk ikan asin telang tenggiri harga sebelumnya rata-rata Rp. 85.000 per kilogram turun menjadi Rp. 83.000 per kilogram, dan untuk ikan asin teri kualitas sedang harga sebelumnya Rp. 70.000 per kilogram menjadi Rp. 65.000 per kilogram.

Disisi lain, untuk bahan pokok yang lainnya tidak mengalami perubahan harga yang signifikan jadi harganya relatif stabil, kecuali untuk harga komoditas kedelai yang masih tinggi akibat naiknya harga kedelai impor.

Namun kata Tezar, hal itu tidak berpengaruh pada harga tahu dan tempe yang sekarang cenderung turun mendekati harga sebelum terjadinya musibah banjir karena produksi dan pasokan tahu dan tempe sudah mulai normal kembali.

Ia mengaku bahwa ketersediaan bahan pokok aka terus dipantau perkembangannya. Menurutnya, jumlah stok bahan pokok yang ada masih cukup dan tersedia.

“Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadinya kelangkaan bahan pangan pokok khususnya di Kota Banjarmasin,” pungkasnya.(Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya