Banjarmasin, KP – Langkanya gas elpiji 3 Kilogram (Kg) di wilayah Banjarmasin, membuat pihak kepolisian tidak main-main menindak tegas terhadap pemilik pangkalan gas LPJ 3 Kg yang nakal.
Dimana, banyaknya oknum yang bermain dengan harga yang cukup” mencekik” masyarakat.
Harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditentukan yakni Rp 17,5 ribu rupanya tak sesuai harapan.
Bahkan, harga “melon” menembus harga bervariasi antara Rp35 ribu hingga Rp50 ribu pertabungnya
Menurut Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Alfian Tri Permadi didampingi Kanit Tipiter, Ipda Famda Ega, agar masyarakat yang tahu adanya pangkalan gas diduga bermain soal penjualan gas bisa langsung melapor ke pihaknya.
“Bisa lewat aplikasi Let’sapp atau langsung ke kantor kami. Identitas akan kami rahasiakan,” jelas kasat kepada awak media, Jumat (19/2) sore.
Dikatakan Alfian pihaknya akan terus menelusuri dan melakukan penyelidikan terhadap pangkalan pangkalan gas LPjJ 3 KG yang melebihi HET (Harga Eceran tertinggj).
” Ini kan cukup meresahkan masyarakat karena, oleh itu kita terus lakukan penyelidikan,” tambahnya. (Yul/K-4)















