Bang Dhin Kutuk Aksi Bom Makassar

Berita Lainnya
1 dari 3.201

Banjarmasin, KP – Wakil Ketua DPRD Kalsel, M Syaripuddin mengutuk aksi bom bunuh diri di gerbang Gereja Katedral Kota Makassar, Sulawesi Selatan, karena merupakan tindakan yang tidak dibenarkan ajaran agama manapun.
“Saya mengecam tindakan anarkis tersebut, karena aksi tersebut berupaya merobek sendi-sendi persatuan Bangsa Indonesia yang bhineka, luhur dan abadi,” kata Bang Dhin, panggilan akrab M Syaripuddin dalam pers realisenya, Senin.
Bang Dhin mengungkapkan, bom bunuh diri yang terjadi pada minggu pagi saat jemaat gereja melakukan ibadah, merupakan aksi keji yang dilakukan oknum atau kelompok teror yang menginginkan situasi bangsa menjadi gaduh. “Aksi teror dengan sasaran rumah ibadah bertujuan untuk menimbulkan ketakutan, kekacauan, serta menyulut emosi antar umat beragama,” tambah politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Untuk itu, Bang Dhin mengajak umat beragama untuk ebagai warga masyarakat yang hidup dalam keberagaman dan kerukunan, saya mengajak umat beragama untuk selalu menjalin rasa toleransi beragama.
“Juga mengajak tokoh masayarakat, pemuka agama, organisasi keagamaan dan organisasi masayarakat untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak terpangaruh oleh isu-isu yang berkembang dengan tujuan memprovokasi untuk menimbulkan perpecahan,” tegas Bang Dhin.
Selain itu, Bang Dhin menghimbau warga masyarakat untuk tidak takut melaksanakan aktivitas ibadah, serta meminta untuk tetap mematuhi aturan kesehatan demi menekan angka penyebaran virus covid 19.
“Khusus untuk masyarakat Kalsel, mari senantiasa meningkatkan ibadah, mempererat persatuan, serta saling menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban lingkungan terlebih menjelang pemilihan suara ulang Kepala Daerah,” tambahnya.
Bang Dhin juga menyampaikan keprihatinan dan duka yang mendalam kepada para korban dan meminta kepada semua pihak untuk tetap tenang, waspada, dan mempercayakan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk mengungkap dalang dari aksi teror yang terjadi di Kota Makasar Sulawesi Selatan. (lyn/KPO-1

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya