Hadapi Arema FC Barito Putera Tanpa Rizki Pora dan Bayu

Menghadapi Arema FC, Barito Putera kemungkinan tidak diperkuat pemain andalan, Riski Pora dan Bayu Pradana yang mengalami cedera.

SOLO, KP – Barito Putera akan menjalani partai berat saat bersua Arema FC pada laga kedua Grup A Piala Menpora 2021 di Stadion Manahan Solo, Kamis (25/3/2021) malam. Laskar Antasari terancam tidak diperkuat dua pemain andalan, Riski Pora dan Bayu Pradana yang mengalami cedera di bagian kaki.

Guna mengantisipasi potensi absennya dua pemain senior tersebut, pelatih Barito Djajang Nurjaman akan memaksimalkan skuatnya dengan melakukan rotasi pemain.

“Kondisi Barito sendiri ada beberapa pemain yang mengalami cedera, yakni Riski Pora dan Bayu Pradana. Cedera mereka tidak terlalu serius, tapi belum bisa bergabung di sesi latihan secara full. Besar kemungkinan kami akan melakukan rotasi dan mencoba pemain yang kami bawa ke Solo,” kata Djanur pada sesi jumpa pers sebelum pertandingan, Rabu (23/3/2021).

Raihan poin saat jumpa Arema wajib hukumnya bagi anak asuh Djajang Nurjaman. Kemenangan akan membuat kans Laskar Antasari untuk lolos ke fase Knock-Out menjadi terbuka lebar.

Tapi Arema FC bukanlah tim kemarin sore yang mudah dikalahkan. Diatas kertas, tim berjuluk Singo Edan tersebut lebih diunggulkan karena dihuni pemain berkualitas yang kenyang pengalaman.

Berita Lainnya
1 dari 399

Djanur paham betul kondisi tersebut. Dirinya berjanji akan menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil habis-habisan dan memberi perlawanan sengit guna menjaga asa lolos dari fase grup.

“Arema adalah tim solid, secara materi mereka tidak banyak berubah dari kompetisi 2020 kemarin. Apalagi disana banyak pemain yang sering keluar-masuk Timnas seperti Hanif Sjahbandi dan Kusheda Yudo. Kami betul-betul menganggap Arema tim kuat, tapi kami tetap memberikan perlawanan setimpal karena kami butuh poin untuk menjaga asa lolos ke babak selanjutnya,” tambah Djanur.

Barito sendiri tengah dalam motivasi tinggi usai berhasil melakukan comeback pada laga perdana melawan PSIS Semarang. Tertinggal tiga gol di babak pertama, Laskar Antasari perlahan bangkit dan memaksa PSIS mengakhiri laga dengan skor imbang 3-3.

Meski kebobolan tiga gol di laga sebelumnya, Djanur mengaku masih mempertimbangkan untuk melakukan rotasi di sektor penjaga gawang.

“Tiga gol yang bersarang bukan mutlak kesalahan Adit. Untuk rotasi di sektor kiper, masih kami fikirkan karena kami masih punya Riyandi, penjaga gawang Tim Nasional Indonesia,” aku Djanur.

Senada dengan penyampaian Djanur, Gelandang muda Barito Putera yang baru naik kelas ke tim senior, Alif Jaelani mengaku akan tampil All-out. Meski secara statistik Arema lebih diunggulkan, Alif mengesampingkan hal itu dan berjanji akan bekerja keras guna mendulang poin dan memberi kebanggan bagi Banua.

“Kami sudah siap dan sangat antusias untuk laga besok. Kami bekerja lebih keras lagi dibanding pertandingan pertama, semoga bisa memberikan yang terbaik,” kata Alif, mewakili pemain. (nets/piq/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya