Kasatpol PP Janji Perketat Penjagaan di Siring Tendean

Banjarmasin, KP – Banyaknya pengunjung dan pedagang kaki lima (PKL) di Kawasan Wisata Siring Piere Tendean menjadi perhatian pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin.

Pasalnya lokasi yang biasanya menjadi pilihan warga dalam menghabiskan waktu akhir pekan itu masih ditutup oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) setempat.

Kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan dari aparat terkait, sehingga membuat kawasan wisata di tengah kota itu kembali ramai dikunjungi warga maupun pedagang

Banyaknya pengunjung dan PKL di akhir pekan tersebut akhirnya ditanggapi oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Banjarmasin Fahrurrazi.

Kepada awak media, ia mengakui bahwa saat ini pihaknya memang mengurangi penjagaan di kawasan tersebut karena beberapa bulan setelah penutupan tidak ada keramaian.

“Memang beberapa waktu terakhir ini kita kurangi penjagaan disana, karena tingkat kunjungan berkurang,” ucapnya saat ditemui awak media di lobby gedung Balai Kotq Banjarmasin, Selasa (9/3) siang.

Kendati demikian, ia tak menampik jika dalam beberapa waktu terakhir, khususnya di akhir pekan kawasan wisata andalan Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan itu kembali ramai pengunjung.

Berita Lainnya
1 dari 2.943

“Memang beberapa waktu terakhir lumayan ramai lagi, oleh sebab itu kami akan turunkan lagi petugas,” ujarnya.

Karena itu, Pria yang biasa disapa Razi itu juga berjanji akan terus melakukan patroli pada waktu tertentu.

“Kita kalau Satpol PP patroli tetap pada waktu-waktu tertentu, biasanya di akhir pekan. Jadi kalau ada ramai ramai atau kerumunan, kita pasti akan bubarkan,” katanya.

Saat ditanya apakah akan memberikan sanksi kepada warga atau PKL yang mangkal disekitaran siring, ia mengaku hanya melakukan peneguran terhadap masyarakat serta PKL agar tidak melakukan aktivitas lagi.

“Sebenarnya Perwali 68 itu belum dicabut. Kita berharap kepada masyarakat tetap patuhi aturan itu. Tapi masyarakat saat ditegur Alhamdulillah patuh saja,” jelasnya singkat.

Sebelumnya, Kepala Disbudpar Kota Banjarmasin, Ihsan Al Haq mengaku tidak bisa berbuat banyak mengenai ramainya kembalinya kawasan wisata siring tendean tersebut.

“Kita akan berkoordinasi dengan SKPD terkait untuk melakukan pengamanan di sana,” ungkapnya.

Selain itu, kesulitan untuk mengamankan lokasi wisata yang dikelola oleh pihaknya tersebut juga diakibatkan karena tidak adanya pagar untuk mengurangi kunjungan di kawasan itu.

“Kalau ada pagar lan kita lebih mudah untuk mengatur masuk dan keluarnya wisatawan. Seperti di Monas,” tutupnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya