Pengedar Lawan Petugas dengan Belati

menghentikan perlawanan SR dan membekuknya meski hanya menggunakan tangan kosong

BANJARMASIN, KP – Pengedar narkoba coba lawan anggota Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Polda Kalsel dengan belati dan akhirnya dilumpuhkan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Tri Wahyudi melalui Kasubdit 1, AKBP Meilki Bharata, kepada wartawan, Jumat (26/3) membenarkan penangkapan petugas terhadap SR.

“Sekarang tersangka sudah diamankan dan dibawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda Kalsel guna proses penyidikan lebih lanjut,” tambahnya.

Tersangka berinisial SR alias Aril (47), warga Jalan Swadaya, Desa Kurau Selatan, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalsel.

SR ditangkap petugas di tepi Jalan Swadaya, Desa Kurau Selatan, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalsel tak jauh dari rumahnya sekitar pukul 18.45 Wita, Kamis (25/3).

Bukannya menyerah saat akan diringkus petugas, SR malah mencabut sebilah belati dari balik bajunya dan mencoba melawan petugas.

Berita Lainnya

Ketua KONI Tabalong Dituntut Lima Tahun

Jumat Berkah, Polsek Banteng Berbagi

1 dari 1.400

Namun dengan sigap dan berhati-hati, petugas yang dipimpin oleh Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Kalsel, AKBP Meilki Bharata dapat menghentikan perlawanan SR dan membekuknya meski hanya menggunakan tangan kosong.

“Tersangka berusaha melawan petugas dengan pisau, namun bisa dilumpuhkan dengan tangan kosong oleh anggota,” bebernya.

Saat digeledah, petugas mendapati SR menguasai 13 paket sabu ukuran bervariasi dengan total berat 19,15 gram. Rinciannya, 8 paket kecil seberat 2,40 gram dan 5 paket besar dengan berat 18,55 gram.

Barang disembunyikan SR dalam kotak rokok yang disimpan di dalam kantung pakaiannya.

Selain barang haram tersebut, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lainnya termasuk uang tunai senilai Rp20,6 juta, satu unit smartphone, satu kartu ATM dan kotak rokok yang digunakan SR menyimpan shabu.

Ia memastikan pihaknya akan melakukan pengembangan atas kasus tersebut. “Kini polisi masih melakukan pengembangan jaringan tersangka yang disinyalir kerap memasok barang haram dengan sasaran daerah pedesaan,” tandasnya.

Atas perbuatannya, pengedar yang tinggal di Desa Kurau Selatan itu dijerat Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya