Gugatan Tiga Kapal Tunda Koh Asiang Dikabulkan

Banjarmasin, KP – Gugatan Hidayat alias Koh Asiang dalam perkara tiga unit kapal tunda melawan tergugat Ukkas Arpani dan PT Bank Syariah Mandiri Cabang Banjarmasin, akhirnya dikabulkan majelis hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin.

“Sesuai putusan terkait Gugatan perdata Nomor. 112 / Pdt.G / 2020, perkara tiga buah kapal tunda,” ujar Kuasa Hukum Penggugat Budi Herlambang mengatakan, saat ditemui Rabu (7/4).

Dikatakannya, pembacaan putusan tersebut melalui sidang E-Court pada Senin (5/4) yang telah diputus oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin, diketuai Moch Yuli Hadi SH MH.

“Akhitnya gugatan kita dikabulkan, Hidayat alias Koh Asiang dinyatakan sebagai pemilik atas tiga unit badan kapal tunda yang berada di Jalan RK Ilir sama di Jalan Tembus mantuil Banjarmasin Selatan,” ujarnya.

Menurutnya keputusan tersebut, hak kepemilikan sah dari tiga badan kapal tunda itu adalah Koh Asiang.

Dijelaskannya, barang tersebut tidak ada kaitanya dengan proses kredit antara Ukkas Arpani dengan PT Bank Syariah Mandiri Cabang Banjarmasin, sehingga, sehingga PT Bank Syariah Mandiri Cabang Banjarmasin tidak memiliki hak apapun atas tiga badan kapal tunda itu, dan dalam putusan harus tunduk dan patuh.

Berita Lainnya

Patroli Rutin di Daerah Rawan

1 dari 1.229

“Saat pihaknya Koh Asiang mengajukan gugatan, PT Bank Syariah Mandiri Cabang Banjarmasin juga mengajukan gugatan rekonvensi meminta ganti rugi, namun gugatan rekonvensi yang diajukan PT Bank Syariah Mandiri Cabang Banjarmasin ditolak,” sebutnya.

Dari keputusan tersebut, pihaknya mengungkapkan Majelis Hakim memberikan waktu kurang lebih 14 hari, apakah ada pihak-pihak yang mengajukan banding. “Pihak kita merasa keputusan yang dikeluarkan Majelis Hakim sudah benar, sudah sesuai fakta dan mencerminkan adanya kepastian kepemilikan tiga objek badan kapal tunda,” imbuhnya.

Selain itu, Ukkas Arpani juga akan diminta untuk membayar ganti rugi kepada Koh Asiang sebesar Rp1 miliar. Seusai amar putusan, yang menyatakan tergugat Ukkas Arpani telah melakukan perbuatan wan prestasi yaitu tidak melaksanakan kewajibanya melakukan pembayarannya dan pelunasan kepada Koh Asiang.

“Menyatakan batal jual beli kapal antara Ukkas dan Koh Asiang dan Koh Asiang sebagai pemilik sah 3 objek badan kapal tunda tersebut, kemudian menghukum tergugat dan siapa saja yang mendapat hak daripadanya untuk menyerahkan 3 objek badan kapal itu kepada Koh Asiang, serta menghukum turut tergugat 1 untuk tunduk dan patuh,” jelasnya.

Sementara itu, Hidayat Taufik alias Koh Asiang mengatakan sangat bersyukur atas kemenangan gugatan perdata yang diajukannya tersebut, saya bersyukur putusanya bisa adil, karena dari awal saya tidak mengenal siapapun dari pihak Bank tersebut dan 3 badan kapal itu tak ada sangkut pautnya.

Ia juga mengakui saat mendengar keputusan tersebut sempat terharu, karena sudah hampir 5 tahun lebih menunggu-nunggu kejelasan tiga kapal tersebut. “Sempat terharu menurut saya PN mengeluarkan keputusan yang tepat,” pungkasnya. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya