Urai Kemacetan, Jembatan Alalak I Pun Dibuka

Banjarmasin, KP – Simulasi pengaturan arus lintas dan ujicoba pembukaan Jembatan Alalak I berlangsung pada Rabu (14/4) sore. Meski hanya digelar selama setengah jam saja, simulasi berjalan cukup lancar. Dan hari ini, jembatan lama itu pun mulai bisa dilalui.

Sebelumnya diberitakan Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin, Slamet Begjo menjelaskan bahwa keputusan pembukaan jembatan Alalak 1 diambil sesuai hasil rapat Forum LLAJ Kota dan Provinsi Kalsel.

menurutnya, keputusan itu dilakukan untuk mengurai kemacetan di Jalan Tembus Perumnas dan Trans Kalimantan, tepatnya di Terminal Handil Bakti.

Kendati demikian, pengendara mesti mengetahui. Bahwa jembatan itu hanya sewaktu-waktu saja dibuka. Kemudian, tidak seluruh kendaraan bermotor yang bisa melewatinya.

Kepala Seksi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas di Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Fepbry Ghara Utama menjelaskan Jembatan Alalak I itu hanya dibuka di jam-jam tertentu yang dianggap padat lalu lintas.

Yakni pada pagi hari mulai pukul 07.00 hingga 09.00 Wita, kemudian dilanjutkan mulai pukul 16.00 hingga 19.00 Wita. Kemudian, jembatan itu pun hanya bisa dilalui satu jalur saja. Alias, hanya untuk pengendara yang hendak menuju Kabupaten Batola.

“Jembatan juga hanya bagi pengendara roda dua dan roda empat khusus angkutan penumpang saja. Bukan angkutan barang,” jelasnya.

Sedangkan untuk kendaraan angkutan barang, diperkenankan melewati Jembatan Alalak II, dengan bobot dibatasi hanya di bawah 6 ton.

Berita Lainnya
1 dari 2.744

Kemudian, jembatan itu juga bisa diakses dua jalur. Baik kendaraan yang dari arah Banjarmasin atau yang dari arah Batola.

“Dengan catatan, yang dari arah Batola, khusus angkutan barang, turunnya harus belok kiri. Sedangkan yang bukan angkutan barang, turunnya bisa boleh belok kiri atau kanan,” tambah pria dengan sapaan Fepry itu.

Terpisah, terkait simulasi pengaturan arus lalu lintas dan pembukaan Jembatan Alalak I, Wakasatlantas Polresta Banjarmasin, AKP R Joko Setiawan, menjelaskan bahwa petugas gabungan juga bakal berjaga di lokasi setiap harinya.

Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa yang boleh melewati Jembatan Alalak I, memang hanya kendaraan yang diperbolehkan saja alias sesuai ketentuan.

Lantas, bagaimana bila ada pengendara yang nekat melanggar? Pria dengan sapaan Joko itu mengaku bahwa nantinya akan ada petugas yang menghentikannya.

“Persuasif saja. Dinasehati, lalu disosialisasikan bahwa jembatan ini hanya boleh dilalui oleh kendaraan yang bukan angkutan barang,” jelasnya.

Lantas, bagaimana tanggapan warga pengguna jalan terkait simulasi arus lalu lintas dan pembukaan Jembatan Alalak 1 kemarin? Salah seorang warga Batola, Yahya mengaku bahagia.

“Selain mempersingkat waktu, paling tidak macetnya juga sudah berkurang,” bebernya.

Kendati demikian, simulasi kemarin bukan berarti tidak meninggalkan catatan. Ia menilai, pihak terkait perlu meletakkan papan pemberitahuan bahwa Jembatan Alalak I bisa dilalui.

“Soalnya, tadi sempat ragu-ragu mau melintas ke jembatan ini atau lewat Jalan Tembus Perumnas. Soalnya, jalan situ boleh dilalui, jalan ini (jembatan) juga boleh,” tutupnya. (KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya