KMP Rute Batulicin Karam Saat Menyeberang

Berita Lainnya
1 dari 194

Batulicin, KP – Jumat (7/5/2021) sekitar pukul 19.00.wita Satu buah Kapal Motor Penyeberangan (KMP) rute Batulicin, Tanjung Serdang karam bersama muatannya di Selat Pulau Laut pemisah antara kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun akibat karamnya kapal ini kerugian materi ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Peristiwa berawal kapal jenis roro dengan kode lambung KMP Jembatan Musi II ini kandas sehari sebelumnya, Kamis 6/5.2021 pukul 11.40 WITA di wilayah timur Pulau Sewangi, ditengah Selat Pulau Laut.
Kapal fery tujuan Batulicin, Tanjung serdang ini kandas setelah terkena cuaca buruk hujan lebat dan angin kencang, hingga mengakibatkan kapal terdorong keluar lintasan ke perairan dangkal.
Petugas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kotabaru-Batulicin berhasil mengevakuasi 16 dari 23 penumpang dengan selamat. Sisanya minta bertahan di kapal dengan alasan menjaga barang miliknya.
“ muatan berupa roda empat dan roda dua gagal dievakuasi yakni 4 unit truk, 1 pick up box, 1 mobil minibus dan 8 sepeda motor tertinggal didalam kapal yang kandas diperairan ini ,” ucap Kasi Keselamatan Berlayar Dan Patroli KSOP Kelas III KBBL, Rona Wira, Jumat (7/5/2021) saat Kasi Keselamatan Berlayar Dan Patroli KSOP Kelas III KBBL. Agen kapal dan KSOP setempat gagal menarik KMP Jembatan Musi II ke dermaga, menggunakan bantuan tugboat KSA. Kapal fery penyeberangan yang dinakhodai Dwi Hendra Asmoro ini justru oleng setelahnya, Jumat 7/5/2021 malam tepat pukul 19.00 WITA. “Kapal miring 10 derajat ke kanan, sehingga membuat air masuk kedalam kapal hingga 1 meter,” jelasnya. Miringnya kapal diduga adanya tebing didasar laut yang ditimpa KMP Jembatan Musi II ketika air surut, sehingga posisinya tidak normal seperti semula.
“Rencana awal setelah dua kali gagal mengevakuasi kapal ini, Senin depan akan ditarik ke dermaga menunggu air laut pasang setinggi 2,5 meter,” tamabahnya. Sayang nya belum sampai waktunya, kapal keburu karam, tentu inu akan menghambat proses evakuasi.
Menurut Rona, dipastikan hampir semua muatan rusak karena terendam air. “Dan pastinya diklaim pemiliknya ke asuransi sesuai ketentuan,”tandasnya. Dia belum berani memastikan penyebab pasti musibah ini, apakah akibat human error, namun ini berawal dari cuaca. Manajemen PT Jembatan Maritim Nusantara sebagai owner KMP Jembatan Musi II belum berhasil dikonfirmasi dikantornya terkait musibah ini. (han/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya