Lansia di Bartim Meninggal Akibat COVID-19

Tamiang Layang, KP – dr jimmi WS Hutqgalung Ketua Bidang Penanganan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Barito Timur membenarkan seorang pria yang sudah lanjut usia meninggal dunia akibat COVID-19.

“Yang meninggal seorang pria berinisial R dengan usia 60 tahun, warga Kecamatan Dusun Timur. Meninggal Minggu (16/5) kemarin,” kata Jimmi di Tamiang Layang, Senin ( 17/5/2021 )

Menurut Jimmi Pasien yang meninggal sudah dimakamkan menggunakan protokol kematian COVID-19. Bertambahnya angka kasus kematian atau Case Fatality Rate Bartim menjadi 19 orang atau 1,78 persen dari 1.069 orang terkonfirmasi positif COVID-19. Sedangkan pasien yang sembuh sebanyak 1.036 orang atau 96,91 persen.

Masih kata jimmi selain pasien yang meninggal, kata dia, ada dua pasien yang sembuh yakni laki-laki inisial HS ( 48 tahun ) warga Kecamatan Awang, dan perempuan inisial WA ( 30 tahun ) warga Kecamatan Dusun Tengah.

Berita Lainnya
1 dari 145

Angka kesembuhan di Bartim terus meningkat. Satgas Penanganan COVID-19 berkomitmen untuk menekan dan mengendalikan penyebaran, serta menyembuhkan pasien COVID-19 di Kabupaten Bartim.

“ kita sangat mengharapkan komitmen masyarakat dan selalu mengingatkan untuk tetap patuh dan sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan,” kata Jimmi.

Dengan adanya komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat, maka Bartim bisa menjadi zona hijau. Saat ini sudah ada tiga kecamatan yang menjadi zona hijau.

Protokol kesehatan dimaksud yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Protokol kesehatan ini hemndaknya rutin dan taati semua warga Bartim.

“Sekarang ini masih ada terdapat 14 pasien COVID-19 yang masih dalam perawatan ( kasus aktif ) , mari kita bersama melawan memutus mata rantai agar Barito Timur bisa bebas dari Covid – 19,” Demikian Jimmi. (vna/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya