Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
EkonomiMartapura

Pebudidaya Ikan Memiliki Peran Strategis dalam Mendukung Ketahanan Pangan

×

Pebudidaya Ikan Memiliki Peran Strategis dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260610 WA0024 scaled

BANJAR, Kalimantanpost.com –
Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor perikanan melalui kegiatan Magang dan Pelatihan Teknis bagi Kelompok Pembudidaya Ikan Tahun 2026 yang dilaksanakan di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin, Kabupaten Banjar, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten HST tersebut diikuti oleh para pembudidaya ikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, wawasan, serta kemampuan peserta dalam mengelola usaha budidaya perikanan secara lebih produktif dan berkelanjutan.

Kalimantan Post

Bupati Hulu Sungai Tengah, Samsul Rizal, dalam sambutannya menegaskan sektor perikanan budidaya memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, Kabupaten Hulu Sungai Tengah memiliki potensi sumber daya perikanan darat yang besar dan menjanjikan untuk terus dikembangkan. Namun, potensi tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar dapat dikelola secara optimal.

“Potensi perikanan yang kita miliki harus didukung oleh kemampuan dan keterampilan para pembudidaya. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas SDM di bidang perikanan melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan,” ujarnya.

Bupati juga mengungkapkan para pembudidaya ikan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan modal, penerapan teknologi yang masih sederhana, hingga akses pasar dan informasi yang belum optimal. Kondisi tersebut berdampak pada produktivitas dan daya saing usaha perikanan.

IMG 20260610 WA0025 1

Melalui kegiatan magang dan pelatihan teknis ini, peserta diharapkan mampu mempelajari berbagai inovasi dan teknologi budidaya yang dapat diterapkan pada komoditas unggulan daerah seperti ikan nila, ikan patin, dan ikan haruan.

Baca Juga :  TNI AL dan BI Gelar Ekspedisi ke Pulau 3T, Perkuat Akses Uang Layak Edar bagi Masyarakat

“Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat kompetensi para pembudidaya ikan agar mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil, dan nilai ekonomi usaha perikanan yang dijalankan,” katanya.

Bupati menambahkan, kemajuan sektor perikanan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya. Oleh sebab itu, semangat belajar, berinovasi, dan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi menjadi kunci utama dalam membangun usaha perikanan yang maju dan berdaya saing.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah ilmu, berdiskusi, serta bertukar pengalaman dengan para narasumber dan instruktur.

“Ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam usaha budidaya masing-masing, sekaligus dibagikan kepada pembudidaya lainnya agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten HST juga menyampaikan apresiasi kepada BPBAT Mandiangin beserta seluruh jajarannya atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Melalui pelatihan ini, Pemkab HST berharap sektor perikanan budidaya semakin berkembang, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.(adv/ary/KPO-3)

Iklan
Iklan