Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Pengalaman Jadi Modal Hadapi Ancaman Banjir

×

Pengalaman Jadi Modal Hadapi Ancaman Banjir

Sebarkan artikel ini
hal9 4klmmodal
PASANG NAIK - Kondisi permukaan air sungai yang terjadi di Kota Banjarmasin beberapa waktu lalu, yang mengalami kenaikan akibat pasang air laut. (KP/zakiri)

Banjarmasin, KP – Penanganan bencana banjir di awal tahun 2021 dijadikan modal utama Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dalam menanggapi ancaman banjir yang belakangan menghantui Ibukota Provinsi Kalsel.

Pasalnya, beberapa waktu lalu, Pemrov Kalsel telah menaikkan status terhadap cuaca buruk yang belakangan terjadi di Bumi Antasari ini menjadi Siaga Satu Bencana Banjir.

Kalimantan Post

Berdasarkan informasi, yang berhasil dihimpun awak media, kenaikan status tersebut dikarenakan curah hujan masih sangat tinggi, bahkan diperkirakan akan berlangsung hingga Juni 2021.

Tujuan ditingkatkannya status tersebut tidak lain adalah untuk meminimalisir risiko, baik itu korban harta benda hingga korban jiwa.

Terkait dengan hal itu, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin rupanya sudah melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi resiko meningkatnya permukaan air sungai hingga merendam pemukiman warga.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Mukhyar pun mengatakan bahwa pengalaman dalam menangani banjir kemarin merupakan pelajaran yang berharga dalam menyikapi kondisi alam saat ini.

“Belajar dari pengalaman banjir awal tahun tadi, makanya antisipasi terus kita lakukan khususnya melalui instansi terkait,” ucapnya kepada awak media di lobi gedung Balai Kota Banjarmasin, Rabu (19/05) sore.

Menurutnya, pihaknya juga sudah menginstruksikan dinas terkait untuk lebih intens dalam membersihkan saluran air dan upaya normalisasi sungai.

“Pasukan Turbo milik Dinas PUPR kita juga memaksimalkan kinerjanya agar kejadian (banjir) kemarin tidak kembali terulang,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin, Edy Wibowo mengatakan bahwa pihaknya pun siap menjalankan instruksi dari Pj Gubernur Kalsel.

“Semua sesuai dengan arahan dari PJ Gubernur Kalsel. Dan ini agar kita lebih waspada dini,” ujarnya.

Jauh dari penetapan status itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Doyo Pudjadi pernah berkata, bahwa berbagai upaya terus dilakukan.

Baca Juga :  Wali Kota Banjarmasin Monitoring Langsung Perpisahan Sekolah di Banjarmasin

Salah satunya adalah terus melakukan kegiatan normalisasi dan pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan-pendangkalan.

“Kita sudah mengerahkan pasukan turbo untuk melakukan pengerukan sungai-sungai, dan ini tujuannya adalah agar sungai pun bisa menampung debit air lebih besar,” tandasnya. (zak/K-3)

Iklan
Iklan