Pengembangan Pelabuhan Trisakti Mendesak Direalisasikan.

Pengembangan perluasan Pelabuhan Trisakti mendesak direalisasikan, karena mendukung Kalsel sebagai pintu gerbang Ibu Kota Negara, terkait Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia

BANJARMASIN, KP – Pemko Banjarmasin diminta mempersiapkan diri dalam rangka mendukung Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi pintu gerbang Ibu Kota Negara (IKN).

Ketua komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaeni mengatakan, salah satu mendesak direalisasikan adalah pengembangan kawasan Pelabuhan Trisakti, khususnya untuk perluasan terminal peti kemas.

“Pengembangan perluasan Pelabuhan Trisakti mendesak direalisasikan, sebab selaian untuk mendukung Kalsel menjadi pintu gerbang Ibu Kota Negara, tapi sekaligus dalam rangka mendukung program pemerintah terkait Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI),” ujarnya.

Kepada {KP} Rabu (5/5) Isnaeni mengatakan, Kalsel sebagai pintu gerbang ibu kota negara sudah digelorakan oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor pada Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020 yang digelar di Kota Banjarbaru dan Banjarmasin beberapa lalu.

Ditandaskannya, dalam program MP3EI pelabuhan memegang peranan sangat strategis dalam aspek koneksitas dengan menekankan pembangunan yang terintegrasi antara sistem transportasi logistik serta komunikasi dan informasi untuk membuka akses daerah.

Berita Lainnya

Mukhyar Apresiasi Keeksisan MB GPP

1 dari 2.972

Saat ini Isnaeni menilai, aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Trisakti setiap tahunnya mengalami peningkatan, namun tidak sebanding dengan lahan tersedia terutama untuk terminal peti kemas.

Diungkapkan ketua komisi uang sudah empat periode menjadi anggota DPRD Banjarmasin ini , terkait upaya pengembangan pelabuhan Trisakti tersebut sebenarnya DPRD Kota Banjarmasin melalui komisi III sudah duduk bersama membahas rencana tersebut dengan PT Pelindo III Banjarmasin maupun dengan pihak Pemko Banjarmasin.

Adapun hal dibicarakan ungkapnya diantaranya, terkait adanya rencana Pelindo III untuk melanjutkan proyek pengembangan Pelabuhan Trisakti yang hingga kini belum bisa direalisasikan lantaran terkendala pembebasan lahan milik Pemko Banjarmasin.

“Padahal antara Pelindo III dengan Pemko Banjarmasin sudah menandatangani kerjasama yang dituangkan dalam MoU,” ujar ketua komisi membidangi masalah pembangunan ini.

Ia mengemukakan, bahwa pihak dewan sangat mendukung rencana tersebut dengan pertimbangan karena pengembangan pelabuhan selain untuk menunjang dan sekaligus sebagai pintu gerbang perekonomian Kalsel, tapi juga sebagai peluang untuk meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Lebih jauh ia mengatakan, sesuai MoU ditandatangani dengan Walikota Banjarmasin beberapa waktu lalu pengoperasian perluasan peti kemas tersebut nantinya setelah proyeknya selesai dikerjakan disepakati bagi hasil. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya