Golkar Solid Menangkan Paman Birin

Berita Lainnya
1 dari 3.160

Banjarmasin, KP – Partai Golkar solid untuk memenangkan pasangan calon gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dan H Muhidin pada pemungutan suara ulang (PSU) 9 Juni 2021.
“Partai Golkar solid memenangkan pasangan yang diusung partai, yakni H Sahbirin Noor dan Muhidin,” kata Ketua Umum Korbid Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Selasa (1/6) malam, di Banjarmasin.
Hal tersebut diungkapkannya usai Penyegaran Kader dan Penyampaian Program Strategi Pemenangan Partai Golkar, baik menghadapi PSU Pilgub Kalsel 9 Juni maupun Pemilu 2024 mendatang.
Menurut Ahmad Doli, kedatangan kali ini untuk memastikan kesiapan Partai Golkar memenangkan Paman Birin, panggilan akrab Sahbirin Noor dengan mengumpulkan seluruh DPD Partai Golkar maupun anggota Fraksi Partai Golkar.
“Kita tugasi mereka untuk turun ke daerah yang melaksanakan PSU di tiga kabupaten/kota dan tujuh kecamatan,” tegas Ketua Komisi II DPR RI ini.
Ditambahkan, pelaksanaan PSU perlu dikawal semua pihak, termasuk konsolidasi partai yang dinilai sudah lebih rapi dibandingkan tiga minggu sebelumnya.
“Golkar harus mampu mempertahankan kemenangan Paman Birin, yang diraih pada 9 Desember 2020 lalu,” ujar Ahmad Doli didampingi Kepala Bapilu Pusat DPP Partai Golkar, Maman Abdurrahman.
Ahmad Doli mengatakan, Paman Birin-Muhidin sudah menang pada Pilkada 9 Desember 2020, namun ada mekanisme yang memungkinkan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK), sehingga dilaksanakan PSU.
“Makanya, kita harus mempertahankan pemenangan tersebut dengan mengajak masyarakat untuk datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya,” jelasnya.
Untuk itu, diperlukan komitmen semua pihak, baik pengurus DPD maupun anggota fraksi Partai Golkar untuk mempertahankan kemenangan tersebut, dengan membentuk jaringan dan pola kerja.
“Ada 112 orang anggota fraksi Partai Golkar, termasuk DPD yang akan mengawal pelaksanaan PSU dalam sembilan hari ke depan,” ujarnya.
Selain itu, tidak hanya Partai Golkar yang solid, namun juga koalisi partai politik untuk solid mempertahankan kemenangan ini, baik PDI Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan lainnya.
Sementara itu, Maman Abdurrahman menegaskan, akan memberikan sanksi tegas kepada anggota Partai Golkar yang tidak melaksanakan intruksi partai untuk turun dan mengawal pelaksanaan PSU.
“Partai Golkar melakukan piket dan menambah jejaring. Dan anggota yang lalai akan dikenakan sanksi tegas,” jelas Maman.
Bahkan Partai Golkar sudah menurunkan tim monitoring untuk memantau kondisi di daerah PSU, dan menemukan beberapa fakta dan fitnah di lapangan yang harus ditindaklanjuti. (lyn/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya