Menjamin Ketersediaan Pangan
Pemkab Taka Pertahankan Lahan Sawah

Pelaihari, KP – Lahan persawahan di Kabupaten Tanah Laut akan semakin diperluas untuk meningkatkan daya ketahanan pangan di Kabupaten Tanah Laut.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Tanah Laut, Faried Widyatmoko usai membuka acara Sosialisasi Koordinasi Kegiatan Rekomendasi Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) bersama kesebelas Balai Penyuluh Pertanian se-Kabupaten Tanah Laut pada Selasa (22/06/2021) di Kantor Distanhorbun Tala.

“Selama ini lahan baku sawah yang tercatat di kita ada 35 ribu sekian, sedangkan yang tercatat di ATR BPN (Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional) Tala hanya ada 24 ribu,” ujarnya.

Adanya perbedaan jumlah data tersebut melatarbelakangi kegiatan pendataan lebih lanjut untuk perbaikan oleh Distanhorbun Tala.

Berita Lainnya
1 dari 447

“Kita akan mendata ulang secara akurat dengan menggunakan data geospasial, untuk meningkatkan bahan baku sawah kita,” ujarnya.

Faried menyebutkan pihaknya berharap Perda LP2B bisa segera terbit karena ada beberapa keuntungan jangka panjang akan diterima Kabupaten Tanah Laut dengan adanya Perda tersebut.

“Dampaknya lahan baku sawah akan jadi lahan abadi, tidak bisa tergantikan digunakan untuk perkebunan, permukiman, atau pabrik. Kita jaga sawah, untuk ketahanan pangan kedepannya,” ujarnya.

Faried optimis dalam satu tahun, bersama BPP di Kabupaten Tanah Laut, sawah abadi dapat diperluas sesuai target.

“Kita diminta untuk meningkatkan menjadi 40 ribuan hektar,” ujar Faried. (rzk/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya