Pembentukan Pansus Raperda Kebakaran Tunggu Walikota Difinitif

Banjarmasin KP – Meski sudah diajukan tahun 2020 lalu DPRD Kota Banjarmasin hingga kini belum melakukan pembahasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Banjarmasin Arufah Arif mengatakan, Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas revisi Perda Nomor : 13 tahun 2008 itu hingga kini masih belum dibentuk.

” Sementara ini kita masih menunggu sampai walikota dan wakil walikota dilantik, sebab usulan pembentukan pansus harus ditandatangani oleh walikota definitif,” ujarnya kepada {KP} Rabu (2/6/2021) kemarin.

Sebelumnya ia menjelaskan, Raperda atas revisi Perda Nomor 13 tahun 2008 sudah diusulkan dan masuk program legislasi daerah (Prolegda) DPRD Banjarmasin, pada 2020 silam.

Namun ungkapnya, karena berbagai kendala maka masih belum dapat dibahas. Termasuk usulan pembentukan Pansus yang harus ditandatangani walikota definitif.

Berita Lainnya

Keluarkan Izin PTM Mulai Senin

1 dari 3.549

Ia juga menjelaskan, draf revisi Perda tersebut sudah sempat dilakukan uji publik, namun berselang kemudian Kota Banjarmasin menggelar Pilwali sehingga walikota mengambil izin cuti dan jabatan walikota Banjarmasin diisi Plt/Plh hingga Pj sampai saat ini.

“Karena revisi ini belum dibahas, maka Perda Nomor : 13 tahun 2008 tetap berlaku,”tandasnya.

Arufah menjelaskan dalam revisi atau perubahan terhadap Perda Nomor : 13 tahun 2008 ada hal yang patut diapresiasi diantaranya akan diberikannya atau dimasukkan petugas BPK dalam perlindungan asuransi.

Selain mendapatkan jaminan asuransi nantinya juga diatur zonasi kerja BPK sesuai daerah atau Kecamatan dimana terjadinya musibah kebakaran.

Dalam revisi Perda tersebut Pemko Banjarmasin berkewajiban mendirikan posko bersama pada setiap tiap Kecamatan. Melalui posko bersama kata Arufah diharapkan saling ada koordinasi satu sama lain seluruh unit BPK.

“Terutama saat BPK dikerahkan ketika menanggulangi terjadinya musibah kebakaran,” tutup Arufah Arief. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya