Pemko Banjarmasin Diminta Siapkan Pembebasan Lahan

Banjarmasin, KP – Anggota komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Ir Sukhrowardi, MAP meminta Pemko Banjarmasin jauh hari mempersiapkan pembebasan lahan yang telah dianggarkan dalam APBD tahun 2021.

Menurut Sukhrowardi kepada (KP) Senin (14/6/221) mengemukakan, pembebasan atau ketersediaan lahan agar sejumlah pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang telah diprogramkan tidak sampai menghadapi kendala di lapangan.

Seperti kata Sukhrowardi, tahun 2021 ini kelanjutan pembebasan lahan untuk proyek pembangunan jembatan HKSN dan untuk pembangunan infrastruktur lainnya.

Ia menilai pembebasan lahan dilaksanakan karena tidak semua program pembangunan yang sudah direncanakan dapat direalisasikan dengan mudah . Salah satu penyebabnya terkendala alotnya pembebasan lahan.

Sebagaimana kata Sukhrowardi mencontohkan, pembebasan lahan untuk kepentingan pembangunan Jembatan Sulawesi beberapa tahun lalu yang memerlukan waktu sampai tiga tahun.

“Padahal sesuai target penyelesaian pembangunan Jembatan Sulawesi dalam upaya mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di kawasan itu ditargetkan sudah selesai paling lambat akhir tahun 2016,” ujarnya.

Berita Lainnya

439 Pelamar Tak Lolos Seleksi CPNS 2021

1 dari 3.234

Ditandaskannya,, meskipun sudah ada Undang-Undang Nomor : 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, namun dalam prakteknya di lapangan dalam pelaksanaannya di lapangan tidak mudah.

Dikatakan dalam Undang-Undang itu disatu sisi untuk memang menjamin kepastian hukum, namun pada sisi lain belum tentu kegiatan proyek yang telah direncanakan dapat dilaksanakan atau dikerjakan sesuai jaduwal, seperti terkendala soal alotnya pembebasan lahan. .

“Walaupun salah satu solusi untuk mengatasi harga ganti rugi pembebasan lahan itu sudah melalui itu tim independen (appraisal), bahkan jika masih alot akan dikonsinyasi di pengadilan. Namun dalam prakteknya hal itu tidak semudah dibayangkan,” kata Sukhrowardi.

Diungkapkan dalam tahun 2020 Pemko Banjarmasin kembali memprogramkan pembebasan lahan. Untuk keperluan program pembangunan infrastruktur itu dananya pun sudah dianggarkan dalam APBD tahun 2020 lalu sekitar Rp 30 miliar.

Sejumlah lahan yang direncanakan ketika itu ujarnya, diantaranya pembebasan lahan untuk penataan kawasan kumuh di belakang Pulau Insan Jalan Zafri Zamzam.

” Sesuai rencana kawasan itu nantinya akan dibangun rumah susun sewa (Rusunawa),” tutup Sukhrowardi. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya