Pentingnya Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Banjarbaru, KP – Ketua I Bidang Pembinaan Karakter PKK Kota Banjarbaru, Ermina Fujianti Wartono mengingatkan pentingnya penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan salah satu rintangan terhadap keberhasilan pembangunan,” kata Ermina saat memberikan pengarah pada rapat tim PPA Penanganan Kekerasan terhadap perempuan dan anak Kota Banjarbaru, Jumat (11/6/2021).

Ermina mengatakan, perempuan dan anak juga memiliki hak yang sama dengan manusia lainnya di muka bumi ini, yakni hak yang dipahami sebagai hak-hak yang melekat (inherent) secara alamiah sejak ia dilahirkan, hak untuk mendapatkan kebebasan dari segala bentuk kekerasan, penindasan, penganiyaan.

“Atau perlakuan apapun lainnya yang menyebabkan manusia itu tak dapat hidup secara layak sebagai manusia,” tambahnya, didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan perlindungan Anak Kota Banjarbaru, Mahrina Noor,

Berita Lainnya

Pertanian Miliki Potensi Menjanjikan

PPDB Tingkat SMA/SMK/SLB Dibuka

1 dari 596

Menurut Ermina, tindak kekerasan akan berdampak terhadap korban, seperti kurangnya rasa percaya diri, menghambat kemampuan perempuan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial, mengganggu kesehatannya, mengurangi otonomi, baik di bidang ekonomi, politik, sosial budaya serta fisik. “Demikian juga dengan anak, kepercayaan pada diri sendiri dalam pertumbuhan jiwanya akan terganggu dan dapat menghambat proses perkembangan jiwa dan masa depannya,” ujar Ermina pada acara yang dilaksanakan di Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan perlindungan Anak Kota Banjarbaru.

Berdasarkam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak memberikan kewajiban bagi semua pihak termasuk negara untuk melindunginya.

Fenomena kekerasan terhadap perempuan dan anak tentunya merupakan bentuk kekejaman yang harus bersama kita hentikan.

“Mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan seksual, sampai dengan prostitusi online anak, merupakan kasus yang harus kita tangani bersama sama,” ungkap Ermina.

Melalui Rapat Tim Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Kota Banjarbaru, dirinya berharap seluruh stakeholder Kota Banjarbaru dapat saling bersinergi dengan baik dan bersama-sama menangani masalah yang tentunya sangat berdampak dalam jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat. (dev/k-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya