Untuk Capai Target, Pemkab Bartim Gencar Laksanakan Vaksinasi COVID – 19

Tamiang Layang, KP – Pemkab Bartim terus menggenjot atau melaksanakan vaksinasi COVID -19 untuk mencapai hasil target atau sasaran hingga mencapai 100 persen.

“Tenaga kesehatan sudah mencapai 102,03 persen, lanjut usia 21,77 persen, pelayan pulik 92 persen,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bartim dr Jimmi WS Hutagalung melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Enikuane di Tamiang Layang, Minggu ( 20/6/2021 )

Data capaian vaksinasi tersebut hingga Jumat (17/6) kemarin. Tenaga kesehatan yang sudah mengikuti vaksinasi mencapai 1.007 orang atau 102,03 persen dari target 987 orang. Sedangkan lanjut usia yang sudah mengikuti vaksinasi 2.683 orang atau 21,77 persen dari target 12.322 orang,,”ungkap Enikuane.

Angka capaian vaksinasi pelayan publik lumayan tinggi dengan capaian 92,82 persen atau 8.751 orang dari target 9.428 orang. Capaian vaksinasi dari semua kategori akan terus digejot dengan kerja sama tim COVID -19 tingkat kabupaten kecamatan hingga desa dengan dibantu dari TNI – Polri setempat.

Dukungan Bupati Barito Timur, Ampera AY Mebas juga ikut menentukan keberhasilan dalam meningkatkan capaian target vaksinasi covid-19 terutama lansia.

“Khususnya pencapaian lanjut usia masih sangat rendah dari taget. Kita angka berupaya untuk bisa meningkatkannya,” kata Enikuane.

Saat ini, kata dia, Tim Satuan Tugas Percepatan Penanggulangan Satgas Covid-19 Kabupaten Bartim bergerak bersama Tim Satgas Kecamatan, kelurahan dan desa serta bantuan TNI – Polri setempat telah berhasil menggerakkan dan menyadarkan masyarakat yang pada awalnya menolak vaksinasi karena alasan takut untuk bersedia mengikuti vaksinasi.

Berita Lainnya
1 dari 152

“Kekompakan tim vaksinasi seperti admin p.care, tim skrining, tim vaksinator dan tim observasi juga ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan vaksinasi,” kata Eni.

Pemkab Bartim memasang strategi untuk mempercepat dan meningkatkan capaian vaksinasi target lanjut usia.Salah satunya formula “two in one” yakni bagi warga yang bisa membawa dua orang lanjut usia akan mendapat jatah langsung vaksinasi sebagai pendamping lanjut usia.

Kata dia, kebijakan ini berlaku untuk semua kategori termasuk masyarakat umum. Upaya lain yang dilakukan yakni pelaksanaan vaksinasi massal di 11 Puskesmas di Bartim pada hari Sabtu.

Upaya lainnya, kata dia, vaksinasi delivery atau melaksanakan vaksinasi COVID-19 di satu lokus di Desa/ Kelurahan yang jumlah lanjut usianya cukup banyak sehingga dilakukan penjemputan dana tar menggunakan sarana angkutan mobil dan bus.

“Vaksinasi delivery baru di laksanakan di desa Rodok Kecamatan Dusun Tengah, total hasil vaksinasi pada saat itu sebanyak 265 orang lanjut usia ikut,” kata Eni.

Vaksinasi delivery terus dilaksanakan di semua wilayah kecamatan, di desa-desa yang memiliki angkan sasaran lanjut suai yang tinggi.

Ditambahkan Eni, droping vaksin menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Bartim. Menurutnya, disaat masyarakat sudah mulai antusias, stock vaksin kosong. Ini menyebabkan beberapa fasilitas kesehatan menutup pelayanan vaksinasi sementara.

“Pelayanan vaksinasinya akan dilangsungkan kembali setelah vaksin tiba,”Jelas Enikuane. (vna/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya