Akibat sepi turnament
Tim bola Voli Kota B.masin Kalah bersaing dengan Kabupaten / kota lain

Tim bola voli kota Banjarmasin kalah bersaing dengan tim kabupaten kota lainnya, akibat minimnya turnamen olahraga tersebut .

Banjarmasin, KP – Tim bola voli kota Banjarmasin, dalam beberapa tahun belakangan selalu kalah bersaing dengan tim dari Kabupaten/Kota lainnya di Kalimantan Selatan. Hal ini terjadi pada pertandingan bola voli indoor maupun out door dan juga voli pasir.

Kondisi bola voli ibukota provinsi Kalsel yang memprihatinkan ini, kata mantan atlet voli Kalsel, Ais Ananta di Banjarmasin Jumat (23/7/2021) kemarin, karena dalam beberapa tahun terakhir hamper tidak ada turnamen bola voli. Akibatnya para pemain bola voli putra dan putri dan kelompok senior dan juga junior, mengalami kejenuhan dan enggan berlatih, karena tidak ada event untuk mengukur perkembangan permainan mereka.

Kondisi di Banjarmasin ini, kata Ais yang mantan pebolavoli klub PDAM Bandarmasih ini, sangat berbeda dengan perkembangan bola voli di kabupaten/kota lainnya, seperti Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tapin dan juga HSS .

Di daerah-daerah ini setiap kecamatan rutin menggelar tournament setiap tiga bulan atau enam bulan, baik pada hari-hari bersejarah maupun ada hajatan tertentu, sehingga para atlet bola voli terasah kemampuannya.

Berita Lainnya

Polda Kawal Kontingan Atlet Kalsel

1 dari 427

Disinggung tentang pengaruh permainan game online melalui handphone yang sangat marak di kalangan remaja dan pelajar kota Banjarmasin. Menurut Ais para remaja yang melakukan hal itu akibat tidak adanya event turnamen, sehingga mereka menjadi santai dan menghabiskan waktunya untuk bermain game, paparnya.

Menurut Ais, yang merupakan ayah kandung petenis junior Kalsel, M Akmal yang telah mengukir prestasi nasional di kancah olahraga tennis lapangan. Beberapa tahun lalu di Banjarmasin ada lima turnamen rutin yang digelar pada acara HUT PDAM, HUT Pelindo, HUT Polda, HUT Pol Airud dan HUT Perbankan.

‘’Keberadaan lima turnamen ini memberikan motivasi besar bagi para pebola voli Banjarmasin Baiman untuk terus berlatih dan berlatih, guna meningkatkan skill individual dan juga kejasama tim, karena selalu ada event pasti yang akan dihadapi,’’ papar Ais Ananta.

Dia juga memuji terobosan PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) yang telah membangun dua line lapangan voli pasir di Jl Gatot Subroto. Sebelumnya lokasi tersebut lapangan bola tennis dari beton, namun karena kurang terpakai dan tidak terawatt, akhirnya hancur dan diambil alih induk organisasi bola voli untuk dijadikan lapangan voli pasir yang diniilai memenuhi standar nasional..

‘’Lapangan yang memiliki standar nasional tersebut, telah digunakan dalam ajang POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) Kalsel tahun 2021. Yang menempatkan tim putra Kabupaten Banjar sebagai juara setelah mengalahkan Tim Tanah Laut. Dan tim putri Banjarbaru yang menundukkan Kabupaten HSS,’’ jelas Ais.

Dia berharap kedepannya olahraga bola voli kota Banjarmasin bisa kembali bangkit, untuk itu diperlukan kerja keras dari induk orgnisasi bola voli di kota ini, bagaimana supaya turnamen-turnamen yang pernah ada bisa dihidupkan kembali, pungkas Ais. (nfr/k-9)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya