Kartu Tani Dibagikan Ke Petani

Paringin, KP – Para petani di Kabupaten Balangan nantinya bisa menebus pupuk bersubsidi dengan Kartu Tani. Pasalnya, pemerintah daerah kabupaten (Pemkab) Balangan melalui Dinas Pertanian (Distan) setempat sudah meluncurkan program kartu tani dengan telah membagikan kartu tani kepada para petani. Kartu tani ini diketahui bisa digunakan layaknya debit card untuk pembelian pupuk bersubsidi.

Kasi Pupuk, Peptisida Alat dan Mesin pertanian, pada Dinas Pertanian Balangan, Neil Hakim, pada 2021 ini, kartu tani tersebut sudah dibagikan. Namun belum bisa digunakan.

“Kartu tani sudah dibagikan. Tapi belum digunakan,” jelas Neil, kepada awak media baru baru tadi.

“Memang saat ini petani masih menggunakan KTP yang terdaftar dalam sistem E-RDKK untuk penebusan pupuk bersubsidi,” ujarnya.

Namun, dari semua petani di Kabupaten Balangan, sebut Neil, baru 1000 kartu tani yang dibagikan. “Baru 1000 kartu tani yang dibagikan dan ini bekerjasama dengan Bank BNI Cabang Paringin,” jelasnya.

Berita Lainnya

Disdik Balangan Kembali Usulkan PTM

1 dari 489

Sejauh ini jelas Neil, sosialisasi kartu tani sudah dilakukan sejak tahun 2020. Pengaplikasian kartu tani di Kabupaten Balangan masih belum bisa dilakukan secara menyeluruh, karena Bank yang punya otoritas mencetak dan mendistribusikan belum 100 persen selesai.

Selain itu, tahun politik juga sempat menjadi kendala. Pasalnya, warga enggan memberikan data terutama KTP mereka karena khawatir disalah-gunakan.

Disebutkannya, dampaknya, pada tahun 2021 ini, pendataan jumlah petani yang terinput dalam sistem Simluhtan (Aplikasi Kementrian Pertanian yang mendata jumlah petani) yg terintegrasi ke sistem E-RDKK (aplikasi Kementrian yang mendata jumlah petani yang memesan pupuk) meningkat 100 persen.

“Ini akan menjadi PR kembali pembuatan kartu tani apabila semua petani memesan pupuk bersubsidi. Bahkan prediksinya, sampai akhir tahun 2021 permasalahan tersebut belum tentu tuntas,” imbuhnya.

Tentunya hal ini juga tidak berdampak terhadap para petani. Pasalnya, para petani masih bisa mendapatkan pupuk bersubsidi, karena untuk penebusan menggunakan KTP. (srd/K-6)
 

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya