Perbedaan Pertashop dan Pertamini

Banjarmasin, KP – Pengisian BBM eceran berbentuk mirip SPBU yang dikenal dengan nama pertamini sudah tersebar dimana-mana.

Namun, meskipun namanya hampir sama, pertamini bukanlah pengisian BBM resmi milik atau mitra Pertamina. Pertamini sama halnya dengan pengisian BBM secara eceran yang ada di pinggir-pinggir jalan.

Sekarang ini, sudah ada yang namanya Pertashop. Tidak jauh beda, dengan Pertamini, Pertashop ini juga ada di desa-desa. Bedanya, Pertashop ini adalah SPBU mini yang resmi dari Pertamina, jadi memiliki standar keamanan dan juga takaran yang pasti pas.

Unit Manager Comm, Rel & CSR Region Kalimantan Pertamina, Susanto August Satria, beberapa waktu lalu mengungkapkan, Pertashop merupakan bentuk komitmen Pertamina menyalurkan energi hingga ke daerah-daerah yang cukup jauh jangkauannya dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Di Kalimantan Selatan, sampai saat ini totalnya ada 34 Pertashop yang sudah beroperasi. Sementara, yang sedang dalam proses verifikasi ada 98,” ujarnya.

Dikatakan Satria, tersedianya Pertashop di pedesaan, akan semakin memudahkan masyarakat memperoleh produk-produk berkualitas Pertamina dengan harga yang sama seperti di SPBU.

Selain itu, Pertamina ingin memastikan bahwa produk-produk berkualitasnya sampai ke tangan konsumen sesuai dengan apa yang ada di SPBU, dan bisa diterima di pelosok atau desa-desa yang agak jauh dari SPBU.

“Produk yang dijual di Pertashop antara lain bahan bakar yaitu Pertamax, Dexlite, elpiji bright gas, dan pelumas tergantung jenis fasilitas yang ada,” jelas Satria lagi.

Lantas, apakah pertamini bisa disebut sebagai pesaing Pertamina? Satria bilang, pihaknya tidak bisa mengatakan pertamini itu sebagai kompetitor dari sisi legalitas.

“Bisa disebut sebagai kompetitor jika ada legalnya. Sedangkan, pertamini bukan lembaga penyalur resmi dari Pertamina. Selain tidak ada izin Disperindagnya, produk yang dijual pun belum tentu sama dengan yang SPBU Pertamina sediakan. Selain itu, kita juga tidak tahu terra dan dispensernya. Apakah sesuai ukurannya apa tidak? Misalnya, untuk takaran 1 liter apakah benar-benar 1 liter. Dan, produk yang dijualnya juga, Pertamina tidak bisa menjamin,” beber Satria.

Berita Lainnya

Ketua KONI Tabalong Dituntut Lima Tahun

Jumat Berkah, Polsek Banteng Berbagi

1 dari 1.400

Ada beberapa perbedaan antara Pertamini dan Pertashop, dikutip dari berbagai sumber, diantaranya :

  1. Standar Keamanan.

Pertshop telah memenuhi seluruh aspek keamanan dan keselamatan atau HSSE (Health, Safety, Security & Environment) dalam pengoperasiannya sehingga aman untuk dioperasikan di tengah masyarakat pedesaan.

Sementara, untuk Pertamini tidak memiliki standart keamanan. Pengisian BBM melalui Pertamini bisa membahayakan, karena peralatan yang digunakan tidak memiliki standart yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah.

  1. Takaran.

Perstahop memiliki takaran sesuai dengan standar operasional layaknya SPBU, sehingga takarannya sudah dipastikan “Pasti Pas”.

Sedangkan untuk Pertamini, takarannya tidak terkontrol sesuai yang diterapkan oleh Pertamina. Harga eceran pertamini pun beda dengan harga SPBU dan pastinya lebih mahal, karena bukan tempat pengisian BBM resmi.

  1. Perizinan.

Pertashop merupakan satu-satunya lembaga penyalur produk Pertamina yang legal atau memiliki izin resmi dari Pertamina selain SPBU. Sehingga pengoperasionalannya mendapatkan kontrol langsung dari Pertamina.  

Untuk Pertamini, sama sekali tidak memiliki izin penyaluran BBM secara resmi dari Pertamina maupun dari pemerintah setempat, sehingga peredaraanya tidak bisa dikontrol, baik standart keamanan, maupun harga jualnya. (opq/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya