Sekolah Diminta Tak Paksakan Siswa Mengikuti PTM

Banjarmasin,KP – Anggota DPRD Kota Banjarmasin Taufik Husin meminta agar pihak sekolah tidak memaksakan siswa untuk mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) menyusul dimulainya tahun ajaran baru 2021 ini.

Menurutnya, meskipun sekolah wajib melayani PTM, namun keputusan akhir untuk mengikuti proses mengajar dan belajar secara langsung tersebut tetap pada orang tua siswa.

“Jika ternyata ada orang tua yang tidak mau atau menolak anaknya mengikuti PTM dengan alasan masih mengancam wabah virus corona (Covid-19) , maka sekolah tidak boleh memaksa,” ujar Taufik Husin.

Kepada {KP} Selasa (6/7/2021) anggota komisi diantaranya membidangi kesehatan dan pendidikan ini juga berharap, program vaksinasi Covid-19 kepada pendidik guru dan tenaga kependidikan (PTK) harus sudah selesai sebelum dimulainya tahun ajaran baru yang dilaksanakan mulai 12 Juli bulan ini.

Itupun menurut Taufik Husin, setelah vaksinasi guru selesai, sekolah tetap wajib memberi opsi pembelajaran tatap muka (PTM) kepada orang tua siswa.

Berita Lainnya

Satgas Belum Rekomendasikan PTM

1 dari 3.201

“Bagi orang tua yang tidak menginginkan anaknya tatap muka, itu keputusan mereka agar anaknya tetap di rumah. Jadi ujung-ujungnya keputusan ada di orang tua,” kata anggota dewan dari F- PDIP ini.

Ia mengatakan PTM tahun ajaran 2021/2022 tetap digelar secara terbatas dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Selain itu PTM dilaksanakan secara terbatas dengan kapasitas hanya 50 persen setiap sekolah.” Dengan demikian sekolah selain melaksanakan pembelajaran tatap muka. tapi juga sekaligus pembelajaran jarak jauh atau sistem daring ,” ujarnya

Lebih jauh Taufik Husin mengingatkan, perilaku yang harus diterapkan dalam PTM terbatas antara lain wajib memakai masker sesuai standar yang ditetapkan, seperti masker bedah.

Selain itu, seluruh warga satuan pendidikan wajib mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, dan bila dalam kondisi tidak sehat siswa sebaiknya tidak mengikuti PTM di sekolah.

Menyinggung kantin di sekolah, Taufik Husin mengatakan sebaiknya tidak dibuka, termasuk ditiadakannya kegiatan ekstrakurikuler lainnya. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya