Wabup Sampaikan Pidato Pengantar Raperda Pertanggungjawaban APBD 2020 Dalam Rapat Paripurna Dewan

Kasongan, KP – Wakil Bupati Katingan Suardi Litang menyampaikan pidato pengantar rancangan peraturan daerah pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 pada rapat paripurna DPRD, Jumat, 2 Juli 2021.

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Marwan Susanto ini, Wakil Bupati Sunardi Litang dalam sambutannya menuturkan pelaksanaan seluruh kegiatan yang diprogramkan pada tahun anggaran 2020 telah berakhir per 31 Desember 2020.

Oleh karena itu, dirinya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pimpinan DPRD serta seluruh anggota dewan yang telah memberikan dukungan dan kerja sama yang baik, dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan tahun 2020 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Salah satu bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan kegiatan di tahun 2020 dari aspek keuangan tertuang dalam rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2020 dan tertuang dalam laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Katingan.

Berita Lainnya
1 dari 93

Menurut Sunardi litang, penyusunan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2020 merupakan implementasi dalam penerapan format struktur APBD, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.

Sunardi Litang menyampaikan gambaran umum reakisasi APBD tahun 2020 yang telah diaudit oleh BPKRI dan telah tersusun dalam format rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020.

Untuk pendapatan secara umum, ujar Wabub, realisasi pendapatan pada tahun anggaran 2020 sebesar Rp 1,145 lebih atau terjadi penurunan sebesr Rp139, 701 miliar dibanding tahun 2019. Hal ini sebagai dampak dari Virus Corona.

Kemudian, pendapatan asli daeran menyumbang Rp 60, 601 miliar atau terealisasi sebesar 111,62 persen dari target anggaran yang dittapkan Rp 54, 292 miliar. Sementara pendapatan tranfer direalisasi sebesar Rp 902, 975 miliar, dan pos lain-lain terealisasi Rp182, 343 miliar.

Sedangkan belanja daerah dianggarkan Rp 1, 57 triliun lebih direakisasikan Rp 873, 205 miliar atau sebesar 82, 54 persen terdapat penuunan sebesar Rp 102, 885 miliar dibanding realisasi belanja daerah tahun sebelumnya. (isn/net/k-10)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya