2021, Banjar Targetkan Jadi Kabupaten Terinovatif

Martapura, KP – Pemkab Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) menggelar Asistensi Penilaian Indeks Inovasi Daerah dan Pemberian Penghargaan innovative Government Award (IGA) Tahun 2021.

Kegiatan dibuka Sekretaris Bappeda Litbang Jurji Zaidan didampingi Kabid Litbang Data dan Inovasi Ridwan Sya’rani serta Plt Kasubbid Litbang Merilu Ripner, bertempat di aula Baiman Martapura.

Disampaikan Jurji, kegiatan ini sebagai tindak lanjut surat Kemendagri RI Nomor 002.6/3363/SJ Tanggal 8 Juni 2021 terkait Penilaian Indeks Inovasi Daerah dan Pemberian Penghargaan innovative Government Award (IGA) yang dilaksanakan di tahun 2021.

”Indeks Kabupaten Banjar 2020 berada di posisi tidak inovatif, dan rencananya kita mereplikasi Kabupaten HSS yang masuk dalam 10 besar predikat Kabupaten Terinovatif,” ujar Jurji.

Oleh karena itu, sangat diharapkan kerjasama rekan-rekan di SKPD, Kecamatan, Kelurahan serta UPT Puskesmas untuk melengkapi data serta dokumen yang akan dimasukkan dalam form isian aplikasi yang disediakan Kemendagri, karena setiap isian dokumen kelengkapannya mempunyai point-point tertentu.

Sementara Ridwan mengucapkan terima kasih atas kehadiran peserta, menurutnya rapat ini tidak bisa dilaksanakan daring karena penjelasan serta petunjuk pengisian sangat diperlukan secara langsung.

Berita Lainnya

Sekda Ingatkan SKPD Harus Siap Hadapi Bencana

Buser 690 Banjar Berangkat Menuju Katingan

1 dari 648

”Agar inovator benar-benar mengerti tentang tata cara pengisiannya, tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” tandasnya.

Plt Kasubbid Litbang Merilu Ripner lalu menjelaskan, pada 2020 jumlah inovasi 17.674, termasuk inovasi menanggulangi pandemi Covid-19. Adapun pemerintah di daerah yang dinilai berhasil menerapkan inovasinya dan berdampak signifikan bagi kemajuan daerahnya, diberikan penghargaan/award dan insentif.

”Ini sebagai bentuk motivasi serta pengakuan terhadap pelaksanaan inovasi tersebut,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan bidang Organisasi terkait pemberian reward untuk inovator terbaik, rencananya di hari jadi akan ada pemberian penghargaan atas inovasi terbaik yang masuk IGA.

”Paling lambat pengisian Indeks Inovasi 13 Agustus 2021,” tegasnya.

Rapat lalu diisi diskusi, tanya jawab dan penjelasan tata cara pengisian form isian serta dokumen-dokumen apa saja yang harus diupload. (Wan/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya