Inovasi Pendidikan Masa Pandemi Covid-19 Perlu Dilakukan

Tanjung, KP – Di situasi yang dilematis, pembelajaran banyak pembatasan karena pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), inovasi pendidikan untuk mencerdaskan generasi bangsa oleh pendidik sangat diperlukan.

Hal itu, diungkapkan Bupati Tabalong Drs H Anang Syakhfiani M.Si, di acara Lokakarya 7 Festival Panen Belajar Panen Hasil Belajar Dinas Pendidikan setempat belum lama tadi di Hotel Aston Tanjung.

Menurut Anang, dengan terselenggaranya kegiatan Lokakarya 7 Festival Panen Belajar Panen Hasil Belajar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong patut disyukuri.

“Kita bersyukur karena bisa menyaksikan secara langsung, karya pendidikan di Kabupaten Tabalong,” ujarnya.

“Saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdiannya dalam upaya pendidikan di Kabupaten Tabalong, saya menyadari apa yang kita hadapi selama pandemi Covid-19, sudah selama kurang lebih 1 tahun 7 bulan kita berada di dalam situasi yang dilematis, ingin mencerdaskan anak-anak, tapi dibatasi oleh hal-hal yang terkait dengan pandemi Covid-19, jika tidak ada inovasi yang kita lakukan selain dari pembelajaran tatap muka, sehingga terjadi penurunan dalam dunia pendidikan di Kabupaten Tabalong, ungkap Anang.

Berita Lainnya
1 dari 288

Oleh sebab itu, lanjutnya sesuai dengan instruksi menteri dalam negeri untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, dengan adanya PPKM Level 3 kemudian kembali dilaksanakan pembelajaran secara daring, “kita berharap segera Kabupaten Tabalong bisa menurunkan level PPKM ke level 2 atau 1, sehingga ada kelonggaran,” ujarnya.

“Lokakarya 7 Festival Panen Belajar Panen Hasil Belajar yang ada dan kita saksikan ini tentu harus diapresiasi, karya para guru penggerak ini kelak tentu sangat diharapkan menjadi agen perubahan dan pemimpin dalam dunia pendidikan, yang tujuan utamanya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kualitas pendidikan khususnya di Kabupaten Tabalong,” sebut Anang.

Selebihnya, Bupati Tabalong ini berharap program guru penggerak, merupakan program prioritas kementerian pendidikan dan kebudayaan yang diperuntukan untuk para guru yang ada di Indonesia, “para guru tentunya dilatih mengenai kepemimpinan pembelajaran dan hasil dari program ini diproyeksikan menjadi pemimpin pembelajaran pelatih guru kepala sekolah maupun pengawas,” ujarnya.

“Kegiatan ini juga bisa dijadikan bahan evaluasi pendidikan dari seluruh fase yang  telah dilakukan selama ini dan kita sedini mungkin dapat memperbaiki kekurangan kita,” demikian pungkas H Anang Syakhfiani.

Hadir dalam acara tersebut,Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong Drs H Mahdi Noor M.Si, seluruh pengawas TK dan SD dan SMP, Kepala TK Guru TK, kepala SD dan guru SD, kepala SMP dan guru SMP, 715 calon guru penggerak se Kalsel Tabalong yang hadir secara daring dan luring, dan di acara tersebut Bupati Tabalong mendapat penghargaan berupa piagam atas dukungan yang maksimal terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Tabalong dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel. (ros/K-6)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya