Lanjutkan Penyekatan Hingga 23 Agustus

Banjarmasin, KP – Penyekatan dan pengetatan yang dijalankan Satgas Covid-19 Kota Banjarmasin dalam status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV resmi diperpanjang hingga 23 Agustus 2021.

Padahal, saat Apel Penyekatan di Lapangan Kamboja, Rabu (18/08) kemarin, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan membeberkan, penyekatan tersebut hanya diterapkan selama tiga hari, atau sampai 20 Agustus 2021 saja.

“Kita coba menjalankan (penyekatan dan pengetatan) ini selama tiga hari dulu, kita harap ada penurunan kasus selama pembatasan ini diterapkan,” ucapnya saat ditemui awak media, Rabu (18/08) pagi.

Namun, dalam penerapannya ternyata hal tersebut masih belum bisa menurunkan angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Banjarmasin.

Pasalnya, dari data yang dirilis Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin per Kamis 19 Agustus 2021, kasus aktif yang terjadi di Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan ini bertambah 76 orang, dengan jumlah keseluruhan menyentuh angka 1911 orang.

Alhasil, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua 1 Satgas Covid-19 Banjarmasin itu menegaskan bahwa pihaknya bakal memperpanjang penerapan penyekatan di Banjarmasin.

Berita Lainnya

“Karena jumlah kasus aktif yang terus melonjak. Makanya keputusan untuk melanjutkan pengetatan dan penyekatan ini kita ambil,” imbuhnya saat ditemui awak media usai kegiatan penanaman seribu pohon di RTH Kamboja, Banjarmasin, Jumat (20/08) pagi.

Menurut Kapolresta, lonjakan kasus yang terjadi saat ini gara-gara kurang disiplinnya masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan. Khususnya prinsip 5 M (

Dibeberkannya, dari informasi yang diperoleh, menurunnya disiplin prokes tersebut salah satunya terjadi di kawasan pasar.

“Tandon-tandon yang awalnya dibuat mencuci tangan di pasar, kini sudah tidak ada lagi. Makanya perlu kita galakkan lagi sosialisasi dan edukasi agar masyarakat tetap disiplin menjaga prokes,” ujarnya.

Selain itu, alasan utama yang membuat pihaknya melanjutkan penyekatan di pintu masuk Kota Banjarmasin dan pengetatan di beberapa titik keramaian juga dikarenakan masih tingginya mobilitas penduduk.

“Karena dalam dua hari ini, sudah ada sekitar ratusan pengendara yang kita suruh putar balik. Baik roda dua maupun roda empat,” tukasnya.

Selain berharap adanya penurunan mobilitas penduduk, Rachmat juga mengharapkan kerjasama dan dukungan masyarakat untuk menjaga kondusifitas masyarakat saat ini dengan tetap mengenakan masker dan jangan keluar rumah jika tujuannya tak penting.

“Aturannya pun sudah jelas, jadi pada dasarnya tidak ada masyarakat yang merasa dirugikan dengan penyekatan ini, karena apa yang kita lakukan ini tujuannya untuk menyelamatkan nyawa orang banyak,” pungkasnya. (Zak/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya