Pembawa Shabu 208 Kg Divonis 20 Tahun

vonis ini lebih ringan dari vonis pengadilan tingkat pertama yang mengganjar hukuman mati

BANJARMASIN, KP – Mahkamah Agung RI memvonis terdakwa Dimas Aprilianno pembawa sabu 208 kg selama 20 tahun penjara, vonis ini lebih ringan dari vonis pengadilan tingkat pertama yang mengganjar hukuman mati sementara di tingkat banding memgganjar terdakwa dengan 20 tahun penjara.

Majelis hakim agung yang menanggani perkara dalam sidangnya di minggu keempat bulan Juli 2021 terdiri Ketua Majelis Dr.H. Andi Abu Ayyub Saleh S.H.,M.H. dengan hakim anggota yakni Soesilo S.H.,M.H dan Hidayat Manao, S.H.,M.H dengan panitera pengganti Dr. Carolina S.H.,M.H.

Selian memutuskan pidana badan, terdalwa juga dibebani pidana denda Rp5 M bila tak dapat membayar maka hukumannya bertama selama 10 bulan.

Putusan dari MA ini sekaligus menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Banjarmasin yang menghendaki kalau Dimas Aprilianno dihukuman mati seperti pada putusan ditingkat pertama di Pengadilan Negeri Banjarmasin yang bersidang pada Senin (30/11/2020) lalu.

Putusan dari MA ini sekaligus memperbaiki Putusan Pengadilan Tinggi Banjarmasin nomor 205/PID.SUS/2020/PT.BJM tanggal 14 Januari 2021 yang mengubah Putusan Pengadilan Negeri Banjarmasin nomor 721/Pid.Sus/2020/PN.Bjm tertanggal 30 November 2020.

Berita Lainnya

Pelaksanaan TMMD ke-122 Resmi Dibuka

Ribuan Jiwa di Banjarmasin Tervaksin

1 dari 1.481

Terpisah, penasihat hukum terdakwa Ernawati SH MH melalui telpon selulernya kepada awak media mengucapkan syukur bahwa kliennya tidak sampai di hukum mati.

“Kami bersulur atas putuan Mahkamah Agung dan perjuangan kami menegakkan keadilan tidak sia sia,’’ beber Erna biasa ia dipanggil.

Semuanya itu menag sdah ke hendaknya Allah serta doa orang tuanya terdakwa yang kini hanya berprofesi sebagai pembantu rumah tangga.

Doa orang tua tersebut, ujar Erna dilakukan orang tuanya siang malam agar anaknya terbebas dari hukuman mati.

Kasus ini bermula ketika petugas Subdit 2 Ditnarkoba Polda Kalsel mengamankan Dimas di perbatasan Kalsel-Tim tepatnya di Desa Jaro Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong pada Jumat (13/3/2020) silam.

Petugas menemukan barang bukti sabu sebanyak 208 bungkus dengan berat bersih 208.000 gram (208 kilogram). Juga ineks sebanyak 5 bungkus warna hijau logo petir 53.969 butir dengan berat bersih 13.912 gram (13.9 kilogram) pada mobil yang ia bawa.

Kemudian pada Kamis (19/3/2020), petugas amankan dua orang, Mahmudi alias Jun serta Sahrul Gunawan alias Wawan di Kaltim dengan barang bukti 7 kogram sabu dan uang sekitar Rp 1 miliar. (hid/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya