Penyelesaikan RS Sultan Suriansyah Dibutuhkan Anggaran Rp 28 M Lagi

Jika bangunan fisik dan prasarana pendukung RS Sultan Suriansyah dalam tahun 2023 mampu menyumbang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD)

BANJARMASIN, KP – Pemko Banjarmasin secara bertahap hingga kini terus berusaha memprogramkan penyelesaian Rumah Sakit Sultan Suriansyah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Machli Riyadi mengemukakan, untuk merampungkan keseluruhan fasilitas pelayanan kesehatan milik Pemko itu sedikitnya dibutuhkan dana sekitar Rp 28 miliar.

Bahkan dalam rapat pembahasan KUA/PPAS APBD Perubahan tahun anggaran 2021, ia menyebut dana sebesar itu diperlukan untuk menyelesaikan lantai 4 dan 5.

“Termasuk untuk berbagai fasilitas pendukung lainnya seperti tempat tidur untuk pasien,” katanya.

Machli Riyadi mengemukakan optimisnya, jika bangunan fisik serta sarana prasarana pendukung lainnya dilengkapi RS Sultan Suriansyah dalam tahun 2023 mampu menyumbang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berita Lainnya
1 dari 3.548

Pada rapat pembahasan KUA/PPAS APBD-P Tahun 2021 antara Tim Panitia Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Banjarmasin itu, Machli berharap pihak dewan mengakomodir penyediaan anggaran tersebut.

“Masalahnya karena anggaran ini dibutuhkan untuk mempercepat merampungkan keseluruhan pembangunan fisik RS Sultan Suriansyah. Kita berani janjikan PAD sebesar Rp100 miliar di tahun 2023 mampu direalisasikan, ” ujarnya optimis.

Menyikapi usulan anggaran disampaikan Dinas Kesehatan, anggota Badan Anggaran DPRD Kota Banjarmasin Afrizaldi mengakui, guna merampungkan pembangunan RS Sultan Suriansyah masih membutuhkan anggaran.

Terutama ujarnya. dalam menyelesaikan lantai 4 dan 5 RS Sultan Suriansyah. Berikut penyediaan sarana dan prasarana lainnya.

“Untuk merealisasikan proyek itu pihak Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin kini sudah menyiapkan Desain Engineering Development (DAD) nya,” ujarnya di sela pembahasan Kebijakan Umum (KUA) APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Banjarmasin Tahun Anggaran 2022, Kamis (12/8/2021) kemarin.

Menurutnya, jika usulan anggaran itu disetujui besar kemungkinan nantinya akan dimasukan dalam RAPBD tahun 2022.

” Sebab jika diajukan dalam APBD Perubahan tahun anggaran 2021 ini jelas tidak memungkinkan, Karena waktu pekerjaan proyek saat sempit hanya tersedia sekitar empat bulan,” kata Afrizaldi. (nid/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya