BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Perkuat pondasi bisnis, PT Bangun Banua Kalimantan Selatan (BBKS) saat ini tengah siapkan anak perusahaan baru.
Direktur Utama (Dirut) PT Bangun Banua Kalimantan Selatan, Afrizaldi mengatakan, anak perusahaan baru ini dirancang untuk bergerak dengan beragam usaha yang akan digeluti.
“Namanya PT Nusa Bangun Banua. Saat ini core business PT Bangun Banua sangat tinggi hingga saya dirikan anak perusahaan untuk bisa melaksanakan berbagai macam kegiatan yang ada di Kalsel dan beberapa proyek kegiatan yang ada di pemerintah daerah,” ucap Afrizaldi, Senin (22/6/2026).
Seiring dengan itu, Afrizaldi ingin kemajuan dari perusahaan daerah ini bukan skala sektor di luar saja tapi juga sektor yang ada di Kalsel.
Adapun sejauh ini progres pembentukan PT Nusa Bangun Banua lanjut Afrizaldi, sudah ditahap penetapan struktur. Tinggal Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang rencananya akan dilaksanakan akhir bulan ini.
“Akhir bulan ini untuk penetapan RUPS ini,” sebut Afrizaldi.
Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan penunjukan terhadap jajaran direksi PT Nusa Bangun Banua ini.
Ia memastikan, penunjukan direksi tidak berasal dari luar. Melainkan menarik direksi yang ada di PT Bangun Banua.
“Jadi yang tadi direksi semulannya di PT Bangun Banua ada tiga orang, satu orangnya saya posisikan di PT Nusa Bangun Banua,” tuturnya.
Penarikan direksi dari internal sendiri alasannya untuk efesiensi. Sebab jika menarik dari luar, tentu akan menambah biaya operasional perusahaan.
“Kalau kita rekrut lagi dari luar tentu ada sistem pengajian dan hal-hal lain. Untuk efesiensi ini kami menetapkan direksi yakni Direktur Operasional sebagai Opret (Operasi Dewan Direksi) nantinya di anak perusahaan ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa anak perusahan ini sebenarnya sudah jalan. Namun secara regulasi masih belum karena masih memantapkan aliran dana terpisah dengan PT Bangun Banua.
“Karena kalau masuk ke PT Bangun Banua tentu harus melalui koperasi dan itu harus terbagi dengan SHU (Sisa Hasil Usaha) lagi. Makanya supaya ini menjadi murni dividen bagi perusahaan daerah, itu alasan kami buat anak perusahaan sehingga support anak perusahaan ini yang akan menambah pundi-pundi pendapatan PT Bangun Banua,” terangnya.
Ia menargetkan dividen pada 2027 mendatang akan naik melampaui target 2026 ini. Melihat dari target sebelumnya yang berhasil tercapai sampai 130 persen.
“Semenjak saya ditunjuk pak Gubernur, tahun kemarin saya targetkan 100 persen dan tercapai sampai 130 persen. Saya target lagi tahun ini dari 130 persen naik lagi dan jika diukur dari target 2024 bisa capai 140 persen dengan nominal sekitar Rp9 miliar – Rp10 miliar,” pungkasnya. (ham/KPO-4)















