Geger, Pria Tewas di Kolong Rumah Ketua RT

Ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi mengapung tertelentang

Banjarmasin, KP – Seorang pria diduga penyetrum ikan di sungai bernama M Ilham alias Segel (43), dia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di bawah rumah ketua RT yang berada di Jalan Simpang Cemara Raya II, RT. 40 RW. 01, Banjarmasin Utara. Hal inilah membuat geger warga sekitar, Rabu, (22/9) sekitar 09.30 WITA.

Korban diketahui beralamatkan Jalan Kebun Jeruk 3 RT 10 Kelurahan Berangas Timur Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala (Batola), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia bersama kabel listrik yang sudah tidak aktif lagi. Warga yang melihat kejadian ini langsung melaporkan ke kantor Mapolsekta Banjarmasin Utara.

Tak lama menerima laporan tersebut, sejumlah anggota Polsekta Banjarmasin Utara, bersama Tim Identifikasi Polresta Banjarmasin, langsung berdatangan ke lokasi kejadian melakukan Olah Tempat Kejadian Pekara (TKP), guna dapat diketahui penyebab kematian korban sebenarnya.

Setelah dilakukan identifikasi, kemudian jasad langsung dievakuasi oleh anggota kepolisian yang dibantu relawan gabungan.

Atas permintaan keluarga, jasad korban diminta untuk langsung dibawa ke rumah duka di RT 10 Sungai Miai agar segera dikebumikan.

Ketua RT 40, Hasan (62) mengatakan, Segel ditemukan tadi pagi, setelah ada pihak keluarganya yang mencari keberadaanya.

“Saat itu saya lagi menyemen di depan rumah, ada keluarganya mendatangi saya menanyakan apakah melihat Segel, karena sudah dua hari dua malam tidak pulang,” katanya.

Berita Lainnya
1 dari 1.550

Hasan lalu teringat, dirinya melihat pakaian korban berada tidak jauh dari rumahnya dan meminta untuk coba dicari.

Merasa curiga dengan kabar itu, dan sudah mencari kemarin namun juga tidak melihat.

Setelah itu keluarga mencoba menengok ke bawah rumah dan melihat ada ember ikan. Setelah dipastikan Segel ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi mengapung tertelentang, dan alat setrum di sekitarnya.

Sebelum kejadian tersebut Selasa (21/9), ia memang sempat melihat kabel berserakan di jalan depan rumahnya, namun karena dinilai membahayakan kabel tersebut dirapikannya di tepi jalan pada sore harinya. “Karena saya berpikir berbahaya saya rapikan sore harinya,” ujarnya.

Selama dua hari ia juga tidak mencium bau dan merasakan hal yang mencurigakan. “Ada orang memancing, saya juga minta tolong untuk minta carikan tapi juga tidak ketemu,” tuturnya.

Padahal kemarin, saat keluarganya juga mencari, Hasan sempat menaruh curiga lantaran melihat ember ikan ada di bawah rumahnya serta pakaian korban yang tidak jauh dari rumahnya ditambah kabel. “Tapi, katanya orangnya di rumah, lalu mendengar jawaban itu saya diam kan saja,” bebernya.

Masdar (40) warga setempat mengatakan, Segal sudah dua hari dicari keluarganya karena tidak pulang, setelah terakhir diketahui pergi mencari ikan dengan cara menyetrum.

“Dua hari sudah dicari, sehari-harinya memang diketahui sering mencari ikan dengan setruman, dan belum menikah,” pungkasnya.

Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Indra Agung Perdana Putra SIk melalui Kanit Reskrim Ipda Wisnu Prasetyo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan mayat yang diduga korban kesetrum listrik. (fik/K-4)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya