Pemkab Banjar Sampaikan Manfaat BPJS-KIS Untuk Kades

Martapura, KP – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Banjar dan BPJS Kesehatan menggelar Sosialisasi Kepesertaan bagi Pambakal dan Perangkat Desa, di Aula DPMD.

Kegiatan ini diikuti 18 Desa yang belum terigestrasi dalam kepesertaan BPJS-KIS. Sedang bertindak sebagai narasumber, yakni Kadis PMD Syahrialludin, Kepala BPKAD Zulyadaini dan dari BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Idham Chalid.

Hasil Evaluasi pihak BPJS, dari 277 Desa di Kabupaten Banjar yang sudah teregestrasi kepesertaan BPJS-KIS bagi pambakal dan perangkat desa ada 259 desa (93%), sedang yang belum teregestrasi sebanyak 18 desa (7%).

Berita Lainnya

Sekda Ingatkan SKPD Harus Siap Hadapi Bencana

Buser 690 Banjar Berangkat Menuju Katingan

1 dari 648

Sesuai Permendagri RI Nomor 119 Tahun 2019 tentang Pemotongan, Penyetoran dan Pembayaran Iuran JKN bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa, dan Surat Edaran Mendagri RI Nomor 900/471/SJ Tahun 2020, maka Banjar pada 2021 ini telah mengalokasikan dana untuk iuran BPJS Kesehatan pambakal dan perangkat desa sebesar Rp 3,1 milyar lebih,” demikian disampaikan A Zulyadaini.

Kadis PMD Syahrialludin menambahkan, kepesertaan BPJS Kesehatan bagi pambakal dan perangkat desa merupakan kewajiban yang harus dipenuhi pemerintah di daerah yang tidak bisa di tawar-tawar.

“Iuran yang harus dibayar sebesar 5 persen dari penghasilan tetap, dengan rincian 4 persen dibayar pemerintah daerah sebagai pemberi kerja dan 1 persen dibayar pambakal, perangkat desa sebagai pekerja penerima upah,” katanya.

Sesuai hasil evaluasi BPJS Kesehatan, ada 18 desa yang pambakal dan perangkatnya belum terdaftar sebagai keanggotaan BPJS-KIS. Maka dalam kesempatan ini 18 desa yang hadir mengikuti kegiatan sepakat dan siap untuk memproses pendaftaran sebagai peserta BPJS Kesehatan. (Wan/K-3)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya